Amazon Deals

Tuesday, August 2, 2011

NAGASASRA dan SABUK INTEN

Alangkah dalam luka yang dideritanya. Dua masalah sekaligus menghancurkan perasaanya. Sebagai seorang laki-laki langsung ia telah terhinakan. sebuah pertanggungjawaban yang digenggamnya telah dirampas oleh orang tanpa dapat berbuat apa-apa, dan sekaligus yang hilang itu adalah sebagian dari jiwanya.
-NAGASASRA dan SABUK INTEN  Karya SH Mintardja Halaman 165-

tetapi tabiat seseorang ternyata tidak dapat ditentukan dari tetesan darah yang menurunkan.
 -NAGASASRA dan SABUK INTEN  Karya SH Mintardja Halaman 230-

Mahesa Jenar Berkata : "aku percaya bahwa apa yang dapat kau katakan itu dapat kau lakukan. Memang seharusnya kita berbuat demikian. Tetapi untuk kali ini aku mempunyai pertimbangan - pertimbangan lain. Pertimbangan pikiran yang kadang - kadang bertentangan dengan perasaan. Sebagai seorang laki - laki yang berhati jantan, seharusnya kita lawan setiap serangan dengan dada tengadah. apalagi penghinaan. Namun demikian ada kalanya keadaan menuntut tanggapan yang lain atas penghinan yang kita terima itu.. Karena pertimbangan - pertimbangan itulah maka aku tidak melawan sama sekali ketika anak muda itu mengancamku dengan pedangnya."

Wanita bagi seorang pria tidak ubahnya pusaka, yang kalau perlu rela bertaruh nyawa
-NAGASASRA dan SABUK INTEN  Karya SH Mintardja Halaman 729-

No comments:

Post a Comment