Amazon Deals

Tuesday, November 8, 2011

ADAT ISTIADAT ETNIS-ETNIS MINORITAS TIONGKOK DALAM PERAYAAN TAHUN BARU IMLEK

Adat Istiadat Etnis-etnis Minoritas Tiongkok dalam Perayaan Tahun Baru Imlek

????????
      
Banyak etnis minoritas di Tiongkok merayakan Tahun Baru Imlek atau Festival Musim Semi dengan adat istiadatnya sendiri, yang akan kami perkenalkan satu per satu sebagai berikut:

Etnis Li (terutama bermukim di Provinsi Hainan, Tiongkok Selatan):
Pada malah menjelang hari Tahun Baru Imlek, seisi keluarga etnis Li akan berkumpul untuk menyanyikan lagu perayaan Tahun Baru Imlek. Pada hari pertama tahun baru penanggalan Imlek, rakyat etnis Li mempunyai kebiasaan untuk berburu secara kolektif, dan hasil pemburuan dibagi kepada si pemburu, sedang sisanya dibagi-bagi secara merata antara satu sama lain.

Etnis Yi (terutama bermukim di Provinsi Sichuan, Tiongkok Barat Daya):
Selama liburan Tahun Baru Imlek, rakyat etnis Yi mempunyai adat istiadat untuk merayakan hari tradisional itu dengan menari.

Etnis Miao (terutama bermukim di Provinsi Hunan, Tiongkok Tengah dan Provinsi Guizhou, Tiongkok Barat Daya):
Rakyat etnis Miao menyebut Tahun Baru Imlek sebagai Tahun Baru Hakka, dan menyanyikan lagu “musim semi” untuk merayakannya.

Etnis Man (terutama bermukim di tiga provinsi di bagian timur laut Tiongkok serta Beijing dan Provinsi Hebei, Tiongkok Utara):
Rakyat etnis Man merayakan Tahun Baru Imlek berturut-turut untuk dua kali. Menjelang datangnya Tahun Baru Imlek, rakyat etnis ini mengadakan lomba loncat kuda dan unta.

Etnis Tong (terutama bermukim di Provinsi Guizhou, Tiongkok Barat Daya):
Rakyat etnis Tong pada hari pertama tahun yang baru memasak ikan, untuk melambangkan keberuntungan dan kebahagiaan pada satu tahun yang baru.

Etnis Zhuang (terutama bermukim Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, Tiongkok Selatan):
Rakyat etnis Zhuang mempunyai adat istiadat untuk memasak nasi yang akan dimakan pada hari pertama tahun yang baru pada malam menjelang hari Tahun Baru Imlek, untuk menandakan panen raya pada tahun yang baru.

Etnis Qiang (terutama bermukim di Provinsi Sichuan, Tiongkok Barat Daya)
Pada malam menjelang hari Tahun Baru Imlek, rakyat etnis Qiang akan berkumpul dan duduk mengitari sebuah tempayang arak, dan dengan dipimpin oleh orang lanjut usia berturut-berturut mengisap arak dari tempayang dengan sebuah pipa sepanjang satu meter.

Etnis Shui (terutama bermukim di Provinsi Guizhou, Tiongkok Barat Daya):
Selama liburan Tahun Baru Imlek, anak-anak etnis Shui akan minta permen kepada orang dewasa dengan maksud bisa pandai dan sehat pada masa kelak.

Etnis Bai (terutama bermukim di Provinsi Yunnan, Tiongkok Barat Daya):
Pada hari pertama tahun yang baru, rakyat etnis Bai pertama-tama akan minum air gula, yang menandakan penghidupan semanis gula pada tahun yang baru.

Etnis Korea (terutama bermukim di Provinsi Jilin, Tiongkok Timur Laut):
Untuk merayakan Tahun Baru Imlek, rakyat etnis Korea berkebiasaan memasang kuplet, dan makan “nasi yang dimasak dari 8 macam bahan”.

Etnis Mongolia (terutama bermukim di Daerah Otonom Mongolia, Tiongkok Utara):
Pada pagi hari pertama tahun yang baru, pemuda-pemudi etnis Mongolia yang mengenakan pakaian berwarna-warni akan mengucapkan selamat Tahun Baru kepada orang lanjut usia, selain itu mereka akan mengadakan pula kegiatan meriah untuk merayakan datangnya satu tahun yang baru.

Etnis Hani (terutama bermukim di Provinsi Yunnan, Tiongkok Barat Daya):
Pemuda-pemudi etnis Hani merayakan Tahun Baru Imlek dengan menyanyi dan menari, untuk memilih kasih sayang yang dapat dijadikan suami atau isterinya nanti.

Etnis Naxi (terutama bermukim di Provinsi Yunnan, Tiongkok Barat Daya):
Pada hari pertama tahun yang baru, rakyat etnis Naxi mempunyai adat istiadat untuk mengadakan upacara pernyataan dewasa bagi anak-anak yang sudah berusia 13 tahun.

Etnis Pumi (terutama bermukim di Provinsi Yunnan dan Provinsi Sichuan, Tiongkok Barat Daya):
Pada pagi hari pertama tahun yang baru, rakyat etnis Pumi akan memasang petasan dan meniup kujung sebagai tanda perayaan.

Etnis Buyi (terutama bermukim di Provinsi Guizhou, Tiongkok Barat Daya):
Selama liburan Tahun Baru Imlek, pemuda etnis Buyi melakukan tamasya ke obyek wisata alam sambil menyanyi dan menari.

Etnis Elunchun (terutama bermukim di Provinsi Heilongjiang, Tiongkok Timur Laut):
Pada pagi hari pertama tahun yang baru, pemuda etnis Elunchun harus pertama-tama menyajikan arak kepada orang lanjut usia di rumahnya, kemudian saling mengucapkan selamat antara sesamanya dan minum arak. Setelah makan pagi, pemuda akan melakukan lomba kuda dan panahan.

Etnis Dawor (terutama bermukim di Provinsi Heilongjiang, Tiongkok Timur Laut):
Pada pagi hari pertama bulan pertama penanggalan Imlek, pemuda etnis Dawor berlumuran abu kayu dan saling melumuri muka orang yang dijumpainya sebagai tanda kebahagiaan dan panen raya pada tahun yang baru.

No comments:

Post a Comment