Amazon Deals

Tuesday, November 8, 2011

HATI-HATI DENGAN OBAT NYAMUK

hati-hati dengan obat nyamuk!

Agak ragu saya menulis artikel ini karena menyangkut pekerjaan yg saya geluti,
tapi sebagai orang yg sedikit banyak tahu saya merasa berdosa bila tidak
menyampaikannya.

Seberapa sering anda memakai obat nyamuk? Apa mereknya? apa jenisnya? ampuhkah? berapa harganya?
itulah pertanyaan yg sering mucul tentang obat nyamuk, tapi berapa banyak yg bertanya AMANKAH?
Saya harus bilang bahwa saat ini boleh dibilang tidak ada satu pun obat
nyamuk di Indonesia yg benar2 ampuh dan AMAN.

Prinsip dasar yg harus dipahami semua orang ketika menggunakan obat nyamuk
adalah bahwa zat yg dipakai itu RACUN, dan tidak ada racun yg benar2 aman.
Saya sedih melihat iklan2 di TV & media lain yg menyesatkan.

Tahu iklan Baygon terbaru tentang Baygon biru yg tidak bikin batuk & wanginya segar? Itu iklan yg keterlaluan & sangat menyesatkan, karena seolah2 dengan menggunkan Baygon biru kita boleh tetap berada di ruangan saat penyemprotan terjadi.
Saya sudah protes intern tapi tidak serius ditanggapi.
Baygon mengandung 2 racun utama yaitu Propoxur & Transfluthrin.
Propoxur adalah senyawa karbamat (senyawa antaranya, MIC, pernah menewaskan
ribuan orang & menyebabkan kerusakan syaraf ratusan ribu orang lainnya dalam
kasus Bhopal di India) yg telah dilarang penggunaannya di luar negri karena
diduga kuat sebagai zat karsinogenik sedangkan Transfluthrin relatif aman
hingga saat ini.
Saya pernah kerja di pabrik propoxur for more than 1.5 years so I know much about this, saya juga pernah "mabuk" Propoxur karena menyentuhnya dengan tangan yg sudah menggunakan sarung tangan... 7 hari panas dingin gak karuan.

Kalau yg lain bagaimana? HIT yg promosinya sebagai obat nyamuk ampuh & murah memang benar, bahkan sedikit lebih ampuh dari Baygon tapi sangat berbahaya
karena bukan hanya menggunakan Propoxur tapi juga DDVP atau Dichlorvos...
zat turunan Chlorine yg sejak puluhan tahun dilarang penggunaannya di dunia.
Murah tapi berbahaya, pilih mana?

Sedangkan obat nyamuk lain seperti Baygon tutup hijau, Vape, Raid & Mortein
memang non Propoxur dan non DDVP tapi keampuhannya sangat diragukan, mereka
hanya efektif melawan nyamnuk Aedes tapi berantakan saat melawan nyamuk
Culex sp (ini nyamuk malam yg sering gangguin kita),

Wangi pada obat nyamuk aerosol maupun semprot, semestinya justru menjadi
indikasi bahwa kita tidak boleh berada diruangan tsb selama bau masih tercium,
kurang lebih selama 1 jam....

Obat nyamuk tipe lain bagaimana? Sama saja, obat nyamuk bakar jelas
menghasilkan asap & racun, jenis electrik pun tetap menghasilkan racun
(HIT bahkan menggunakan propoxur untuk obat nyamuk elektiknya).
Penggunanaan obat nyamuk dengan cara dibakar atau dengan listrik harus dalam
ruangan dengan sirkulasi udara yg baik, tidak boleh dalam ruangan tertutup
karena racun & asap yg dihasilkan akan mengurangi proporsi kandungan
oksigen dalam ruangan.

Kalau reppelent atau penolak nyamuk seperti Autan, Sari Puspa/Soffell, atau
Lavender gimana? For your info : Ketiganya mengandung racun bernama
Diethyltoluamide atau DEET, DEET ini sangat korosif, Autan tidak dapat disimpan
dalam wadah plastik PVC atau besi karena dalam hitungan minggu akan mengikis
lapisannya. Bayangkan bila itu kena kulit kita?
Jadi sekali lagi telah terjadi pembohongan publik lewat iklan anti nyamuk yg lembut bagi kulit, mana mungkin zat yg jelas2 merusak kulit dapat merawat
kulit, bahkan setelah ditambahi embel2 menggunkan Aloe Vera atau zat pelembab
lain tetap saja berbahaya, jangan gunakan pada kulit yg sensitif atau anak
dibawah usia 2 tahun.

Jadi gimana? Back to nature, kalau malam pakai kelambu,
kalau siang pakai tangan or raket listrik. Obat nyamuk hanya digunakan bila gangguan memang sudah tak terkendali atau melebihi batas toleransi &
GUNAKAN DENGAN CARA YANG AMAN.....
I hope this message will be usefull Back

No comments:

Post a Comment