Amazon Deals

Saturday, December 31, 2011

JANGAN NIKAHI, EH JANGAN DITERIMA JIKA SEGEL RUSAK
















Jangan dinikahi, eh jangan diterima bila segel rusak, ehm merusak segel adalah perkara mudah, yang sulit ialah menerima segel yang rusak, atau menjaga supaya segel tidak rusak sebelum transaksi. eh kamu tau ga? bahwa jual beli setelah merusak segel itu lebih mudah, karena setelah segel rusak itu namanya afkir, alias bisa below standard, dan tidak mempunyai daya tawar untuk dijual dengan harga selayaknya lagi. alias having no choice but obral (halah)

tetapi saya sebetulnya suka yang utama, yakni membuka segel setelah proses jual beli secara fair. saya pernah kenal dengan orang dengan prestasi test drive 19 lebih segel rusak dan merusak empat segel dan jumlahnya masih bertambah (mungkin)

harimau, bagailanapun ingin berubah, sulit menghilangkan belangnya, semoga kita bisa berubah walau sedikit demi sedikit ke arah kebaikan!

pesan saya hari ini, dukunglah penjagaan segel, dan buanglah segel rusak itu pada tempatnya (maksudnya bukan dibuang seperti sampah, tetapi jangan menambah kerusakan dengan cara sebaik mungkin) terima kasih bagi anda yang kurang kerjaan baca tulisan ini, terima kasih pada mas satria yang memberi ilham! love


##################################################
Saya menulis ini sebagai bahan renungan untuk siapa saja yg membacanya,terutama kaum laki-laki.Sebelumnya saya ingin m'beritahu bahwa saya selaku penulis adalah seorang laki-laki. Jadi di sini saya tdk sedang ada di pihak siapa pun, karena saya menilai semuanya secara objektif. Saya mempelajari banyak hal, salah satunya tentang bagaimana perilaku seseorang di berbagai aspek kehidupannya.

Suatu ketika saya menemukan sebuah thread di forum yg berisi tentang kekecewaan seorang laki-laki terhadap pasangannya.Dalam thread tesebut, dia bercerita tentang kehidupannya,di mana dia akan segera menikah tahun depan.

Namun 3 minggu yg lalu,calon istrinya memberitahukan sesuatu yg tdk pernah dia duga.Sebuah kenyataan pahit bahwa calon istrinya sudah tdk perawan lagi.

Mendengar hal tersebut,dia merasa sangat kecewa dan dipermainkan. Dan sudah selama tiga minggu tersebut, dia tdk mau menjawab telepon dan sms dari calon istrinya tersebut.

Dia tidak pernah melakukan tindakan yg di luar batas kewajaran terhadap calon istrinya yg dia jaga dan puja selama tiga tahun. Dan berita itu cukup membuatnya terpukul. dia pun meminta saran dari forum dan teman-temannya.Salah satu dari teman baiknya menyarankan dia untuk memutuskan hubungannya dengan calon istrinya. Dan ini membuatnya semakin ragu terhadap hubungannya. Kasus ini mungkin bisa saja terjadi dalam kehidupan banyak orang dan mungkin banyak dari mereka yg mengalami kebingungan saat menghadapi masalah ini. Terutama untuk mereka,laki-laki yg tdk pernah melakukan hal-hal yg di luar batas kewajaran terhadap seorang wanita. Bagi yg sudah sering, mungkin masih bisa menerima keadaan ini, karena mungkin ada kecenderungan pemikiran bahwa itu adalah balasan yg memang harus mereka terima.

Terlepas dari pemikiran-pemikiran yg ada,kita harus tahu bahwa cinta adalah sebuah bentuk ketulusan.

Dalam hal ini calon istrinya salah,karena tdk memberitahu yg sebenarnya. Tapi saya yakin dia juga berada dalam posisi yg serba sulit. Dan pasti ada berbagai faktor yg menjadi bahan pertimbangan untuk tdk menceritakannya.

Dari pengalaman saya pribadi.Saya banyak menemui para wanita yg sudah tdk perawan lagi dan membuat pengakuan terhadap pasangan mereka. Dan apa yg mereka dapatkan? Sebuah penghinaan, penolakkan, dan pandangan rendah dari pasangannya. Dan kalau sudah begitu, hal yg sering terjadi adalah sebuah pemanfaatan kesempatan. Pihak laki-laki yg tahu bahwa pasangannya sudah tdk perawan, malah menggunakan kesempatan itu untuk melakukan hal yg tdk wajar.

Lantas apa reaksi wanita? Mereka terpaksa mau atau mereka rela untuk diperlakukan secara tdk wajar. Sebagian dari mereka takut pasangannya marah jika menolak perlakuan tdk wajar dari pasangannya. Sebagian dari mereka merasa bersyukur karena ada yg mau menerima keberadaan mereka. Sebagian lagi takut pasangannya marah sekaligus merasa bersyukur karena pasangannya mau menerima keadaan mereka. Hal ini membuat kebanyakkan wanita jatuh ke dalam dosa yg sama berkali-kali.

Tapi setelah itu apa yg terjadi? Pasangan mereka malah meninggalkan mereka dengan berbagai alasan dan atau saat sudah merasa bosan. Perasaan cinta berubah menjadi nafsu semata tanpa atau dengan mereka sadari. Hanya untuk memuaskan hasrat bagi pihak laki-laki.

Saya sering kali mendengar banyak laki-laki yg mengeluh dan berkata pada saya bahwa mereka mau mencari wanita lain, padahal saat itu saya tahu kalau mereka sudah punya pacar yg cantik. Dan saat saya tanya alasannya, mereka menjawab bahwa mereka memacari pacarnya karena pacarnya cantik dan atau sexy. Dan pada umumnya laki-laki menginginkan seorang wanita yg baik untuk menjadi istrinya, dan di saat pacaran mereka cenderung lebih suka dengan wanita yg cantik dan atau sexy yg bisa memuaskan harrat mereka. Dengan kata lain wanita yg menjadi pacar mereka belum tentu akan dijadikan istri mereka.

Bagi semua laki-laki yg membaca tulisan ini, saya ingin mengatakan bahwa wanita adalah makhluk yg seharusnya dijaga, disaygi, dan dicintai dengan catatan dan berbagai pertimbangan yg ada tentunya. Dan cinta bukanlah masalah perawan atau tdk, tapi bagaimana dengan hati dan perasaan Anda.

Jika memang Anda mencintai seorang wanita,maka jangan melihat masalalunya. Kenapa? Karena kita tdk hidup di masalalu,melainkan di masa sekarang dan di masa yg akan datang.Yg penting bukan bagaimana dia di masa lalunya, tapi bagaimana dia di masa sekarang dan di masa yg akan datang, dan bagaimana dia memperlakukan Anda.

Semua dari kita, baik laki-laki atau wanita, pasti pernah berbuat salah dan tdk mungkin luput dari kesalahan. Karena itu sebelum mengadili orang lain, lihatlah ke dalam diri kita terlebih dahulu dan pikirkan apa yg akan terjadi bila kita ada di posisi orang itu.

Saat kita berbuat salah,kita pasti berharap dan ingin dimengerti serta dimaafkan oleh orang lain,begitu juga sebaliknya. Jangan egois dan jangan merendahkan seorang wanita walau pun dia sudah tdk perawan.

Semua orang pada umumnya, pria atau wanita, lebih mudah untuk mengingat kekurangan dan kesalahan orang lain daripada mengingat kelebihan dan kebaikkannya. menganggap tinggi diri sendiri dan merendahkan orang lain.

Bagi pihak laki-laki, jangan menilai seberapa besar pengorbanan yg sudah Anda berikan untuk pasangan Anda,tapi nilailah berapa banyak dan seberapa tulus cinta yg telah pasangan Anda beri untuk Anda. Dan untuk para wanita, jagalah diri kalian.Jangan mudah dirayu oleh laki-laki. Sekali pun sudah tdk perawan,bukan berarti harus merelakan diri kalian untuk diperdaya laki-laki.

Banyak dari para wanita yg berpikir bahwa dia sudah tdk perawan, jadi tdk ada masalah untuk melakukan hubungan di luar nikah dengan pacar barunya atau dengan orang yg dia sukai dengan alasan cinta.

Saya sering mengatakan pada wanita yg saya kenal, bahwa jika kita berperilaku baik, maka kita akan memancing yg baik. Dan jika kita berperilaku buruk, maka kita akan memancing yg buruk. Dengan melakukan hubungan di luar nikah sebelum waktunya, akan membuat seorang wanita sulit menentukan apakah pasangannya menjalin hubungan dengannya berdasarkan nafsu atau karena cintanya memang benar-benar tulus.
Saya tdk mengatakan bahwa semua laki-laki seperti itu, hanya saja sebagian besar dari mereka berperilaku seperti itu, sehingga untuk para wanita harus lebih bijak dan selektif dalam menentukan dan memilih pasangan.

Kebanyakkan laki-laki selalu mempertanyakan tentang keperawanan seorang wanita dan hal ini seolah menjadi masalah yg benar-benar serius. Sedangkan wanita tdk mempermasalahkan bagaimana status laki-laki tersebut, apakah dia masih perjaka atau tdk.

Sebagai seorang laki-laki, coba kita berpikir. Apakah itu adil? Sebelum kita menghakimi dan menilai mereka. Wanita bukan barang. Tdk ada istilah baru atau bekas.

Untuk para wanita, kalian harus tahu perbedaan mendasar tentang perasaan antara pria dan wanita. Seorang pria, sekali dia tdk suka, maka apa pun yg Anda perbuat dan korbankan, tdk akan mengubah perasaannya terhadap Anda. Tapi lain halnya dengan seorang wanita, mereka dapat belajar untuk mencintai pasangannya walau pun awalnya mereka tdk cinta.

Pada dasarnya, hal yg membedakan antara laki-laki dan wanita hanya pada jenis kelamin mereka saja.Tapi ternyata hal itu dapat mengubah keseluruhan hidup mereka karena berbagai faktor yg ada.Perbedaan ini juga mendasari perbedaan sudut pandang yg sering kali dijadikan jurang pemisah.

Padahal pada kodratnya,laki-laki dan wanita diciptakan untuk saling melengkapi.Seperti halnya siang dan malam,tdk ada yg lebih baik atau lebih buruk.Semua mempunyai kelebihan dan fungsinya masing-masing.

Pasangan yg baik adalah pasangan yg dapat melihat kelebihan dan kekurangannya masing-masing, dan menggunakan kelebihannya untuk menutupi kekurangan pasangannya. Sehingga mereka dapat saling melengkapi, bukan menilai siapa yg lebih baik dan buruk.

Untuk para laki-laki,ikutilah kata hati kalian. Jangan termakan perkataan orang lain, karena belum tentu orang tersebut benar dan tahu permasalahan secara jelas.Kita boleh saja mendengar masukkan orang lain sebagai saran, tapi keputusan tetap ditentukan oleh diri kita sendiri.

Karena Anda dan pasangan Andalah yg menjalani hubungan cinta Anda dengan pasangan Anda,bukan orang lain.

Keperawanan bukanlah tolak ukur kebaikkan dan hati seorang wanita.

Untuk para wanita yg membaca tulisan ini, jangan pernah menilai bahwa dunia ini tdk adil.Karena semua yg tercipta adil adanya. Semua yg ada punya perannya masing-masing. Kita sebagai manusialah yg membuat perbedaan dan ketdkadilan itu.


##################################################
Home › Islam › Bagaimana Sikap Suami Jika Kita Tidak Perawan Lagi ?
Bagaimana Sikap Suami Jika Kita Tidak Perawan Lagi ?
Posted in Islam, Pacaran, Psikologi on 9th September 2012 Sharekan Klik

Ada pertanyaan masuk ke Anjrah University, “Bagaimana Sikap Suami Jika Kita Tidak Perawan Lagi?”. Wah, aku kurang tau apa yang sedang terjadi, namun aku nemu tulisan di facebook (bukan mewakili opini saya) yang kiranya bisa menguraikan sejenak inti permasalahan mengenai, “nanti suami saya gimana kalau tau saya udah nggak perawan, serta yang semacamnya”. Kiranya bisa dipahami alurnya serta menjadi pembelajaran bersama.

“…Untuk yang dah ga perawan karena kecelakaan, tentu ga itu ga masalah… atau misalnya pernah jadi korban pemerkosaan, ga masalah juga..Nah sekarang yang menjadi masalah adalah jika ga perawan lagi sebelum nikah karena melakukan ML atas dasar suka sama suka..tentu saja menurut gw si cewe murahan banget.. dengan gampangnya ngelepasin keperawanan nya.. Betul ga bro ? hehehehe Asli murahan menurut gw cewe yg ngelepasin keperawanannya sebelum nikah..kenapa murahan??

Nih penjelasannya, Ketika si cew dah pernah ML  ma pacarnya, apakah cuma sekali itu aja?? tentu ngga kan.. tentu berkali-kali.. Nah disaat inilah ML akan  menjadi sebuah kebutuhan.. nah,  ketika si cewe dah putus dan  pacaran lagi ma orang yang baru, gw yakin seyakin2nya mereka akan ML lagi..
Disaat ini si cewe sudah terbiasa ML.. di titik inilah si cewe lebih murahan bahkan di banding PSK sekalipun.. PSK pun punya harga yaitu rata2 300 ribu / jam.. nah, si cewe ini GRATIS .. tentu lebih mahalan si PSK donk..!!! betul ga bro ? hehehe ketika nanti dah nikah dan misalnya si suami bisa nerima kalo si cewe dah ga perawan lagi, tentu ga masalah..Yang menjadi masalah adalah si cewe mulai membandingkan antara suaminya yg SAH skrg dgn mantan2 nya yg sudah pernah ML ma dia..
Apalagi misalnya sang suami ga bisa muasin si cew.. disinilah titik rawan selingkuh dimulai.. tentu si cew yg dah ga perawan sebelum nikah itu berusaha mencari kepuasan… menghubungi mantan2nya kah, ato ma orang2 yg baru.. (nih berdasarkan apa yg gw ketahuin dan juga salah satu pengalaman teman) katanya sih hehehe.. !!
Intinya, ga perawan itu bagi gw ga penting karena itu cuma selaput  dara yg robek..  Tapi, yg masalah bagi gw adalah gimana hilangnya keperawannya tersebut.. Jika hilang karena sesuatu hal yang diluar kehendak (kecelakaan/perkosaan/etc), ga masalah bagi gw.. Tuh cuma selaput dara doank kok.. Yang menjadi masalah jika hilang karena disengaja, tentu disebabkan oleh sikap moral yang ga baik alias MURAHAN yg gampangnya ML ma orang yg bukan suaminya..
OK kalian bisa berubah.. Tapi, apakah kalian bisa menjamin kalo nanti kalian menikah kalian tidak akan selingkuh lagi seandainya suamikalian tidak bisa memuaskan kalian? apalagi jika kalian tiba2 teringat ma mantan kalian yang gagahnya seperti Unta Arab yg bisa 3 sd 5 kali maen.. sanggupkah kalian ga selingkuh?? disaat sex sudah menjadi kebutuhan primer??? Jangan katakan kalian sanggup karena kalian belum menjalaninya..  Kalian masih terlalu muda untuk bisa berpikir..!!!
Coba liat sekeliling dan tanyakan sama mama/papa/om/tante kalian yg lebih mengerti masalah seperti ini.. Ato minimal tanyakan saja sama temen kalian yg dah nikah > 10 tahun.. so … gw buat post gini bukan untuk merendahkan kalian.. gw buat ini biar kalian tahu bahwa kalian-kalian memiliki sesuatu yg bener2 berharga.. jangan kalian lepasin untuk cow2 yang kiranya ga tanggung jawab..!!!”


Ringkasan Gambaran Sikap Terhadap Status Tidak Perawan

Kalau meringkas dari pernyataan yang sudah dipaparkan, kita bisa mengambil gambaran sikap suami pada dua kutub antara bisa menerima maupun tidak menerima dengan alasan tertentu.  Bisa menerima secara legowo asal ‘alasan kehilangan keperawanannya’ bukan karena kesengajaan yang dilakukan bersama ‘sosok lain’ yang masih haram ia ‘memasrahkan selaput daranya’. Sudah didapat gambarannya?

    Perkaranya, realnya sekarang kalau sudah tidak perawan akibat melakukan hubungan seks diluar nikah, apa yang harus dilakukan?

    bagaimana cara mengkomunikasikannya?

    efeknya akan kemana saja? sikap orang tua kita bagaimana? sikap pandang orang lain bagaimana?

    Masya Allah banyak hal yang perlu disiapkan.. sampai saya tulis Sialnya Zina sebagai salah satu bentuk ruwetnya perkara ‘lepasnya keperawanan tanpa kehalalan’.

Semoga ke depan kita bisa diskusikan lebih lengkap solusinya. But, point inti awalnya, SELAMATKAN DIRIMU sebelum kamu bagaimana mulai memikirkan sikap suami / calon suami.


##################################################
Menurut blog diatas membuka segel secara tidak sadar adalah tindakan mempermurah barang dengan secara tidak langsung memojokkannya ke dalam pasaran OBRAL, ada yang bilang juga segel tidaklah penting, yang penting adalah QCnya (Quality Controlnya).

Segel juga cerminan dari perilaku orang tersebut, jika segel rusak bisa jadi dia itu memiliki keburukan dimasa yang lampau entah itu maniak sex, sering jualan, dan lain lain, kalau saya pribadi sih maunya yang masih segelan, soalnya saya ingin masuk surga bersama istri saya, saya tidak ingin memiliki istri yang dosanya banyak di masa sebelum mengenal saya, walaupun segel itu bukan jaminan kualitas (perilaku) tetapi setidaknya segel bisa menjadi patokan dalam hal - hal tertentu..


Kalau saya secara pribadi lebih setuju dengan gambar diatas karena segel saya juga masih utuh, segel utuh ya dapatnya juga harus segel utuh, kecuali bisa dengan ikhlas menerima bahwa segel pasangan telah rusak, kalau saya jujur tidak bisa ikhlas menerima jika segel rusak, kecuali si pasangan mau dijadikan yang ke-2, ke-3, atau ke-4 bolehlah, tapi jangan jadi yang pertama ya.

Bagaimana dengan anda?

1 comment: