Amazon Deals

Tuesday, April 3, 2012

SENJATA SERBU GENERASI 2 (PINDAD SS2 / Senapan Serbu 2)

SENJATA SERBU GENERASI 2 (PINDAD SS2 / Senapan Serbu 2)

Senjata hasil produksi dalam negeri PT.  Pindad (Persero) terbukti mengungguli senjata produk luar  AK dan M.16. Demikian laporan salah satu media di ibukota belakangan ini. Harian Jurnal Nasional terbitan tanggal 1 Februari 2007, melaporkan bahwa  SS-2 buatan Pindad mengalahkan AK dan M.16 dalam lomba tembak ASEAN di Brunei Darussalam 2006.
Ketika menerima para peserta Rapim TNI tahun 2007, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berpesan agar TNI nantinya benar-benar menggunakan hasil produksi industri pertahanan dalam negeri. Langkah ini merupakan salah satu cara untuk menumbuhkembangkan alat utama sistem senjata (Alutsista) produk industri di tanah air.
Pada dasarnya Indonesia pun sudah mampu memproduksi Alutsista TNI. Salah satunya adalah produk Senapan Serbu model 2, disingkat SS2, kaliber 5,56×45 mm kisar 177,8 (7”). Produk ini merupakan senapan serbu generasi baru, hasil produksi Industri PT.Pindad (Persero).

Dalam tampilannya, Senjata SS2 tampil lebih ringan dengan bahan tidak mudah berkarat, cocok untuk berbagai
medan, senjata SS2 terdiri dari berbagai varian sebagai berikut:
§ SS2- V1.Standard , alat bidik mechanical
§ SS2- V2. Carbine, alat bidik mechanical
§ SS2- V4. Standard, alat bidik optical

Senapan serbu SS2 bekerja secara otomatis, dapat ditembakkan dengan cara tembakkan tunggal atau satu-satu (1), maupun tembakan rentetan atau panjang (A).  Sedangkan data tekhnik senjata SS2 sebagai berikut:
• Kaliber                    = 5,56 x 45 mm
• Berat Senapan tanpa magasen            = 3,4 kg
• Berat Magasen isi 30 peluru (MU5-TJ)        = 0,36 kg
• Panjang :
1.     Senapan dengan popor terentang        = 990 mm
2.     Senapan dengan popor dilipat        = 740 mm

• Laras :
- Jumlah alur        = 6
- Arah alur         = kanan                        
- Kisar alur        = 177,8 mm (7”)
- Panjang laras        = 460 mm          

Senjata SS2 menggunakan alat bidik mechanical sight.

• Kecepatan tembak :
- Teoritis 650-700 butir pel/menit
- Otomatis 120-200 butir pel/menit
-   Tunggal 60 butir pel/menit

• Jarak tembak efektif 500 m

•Kecepatan awal 940 m/detik

• Munisi yang dapat ditembakan :
- Peluru tajam MU.5-Tj ujung pelor berwarna hijau
- Peluru hampa MU.5-H
- Peluru tekanan gas MU. 5-TG ujung pelor berwarna merah
- Peluru Tracer MU. 5-N ujung pelor berwarna merah
- Peluru karet MU. 5-K

Keunggulan senjata “SS 2” Pindad antara lain :

1. Untuk tembak Reaksi jarak 50 s/d 400 meter perkenaan dan pengelompokan lebih bagus karena :
a. Pegangan lade lebih kokoh
b. Pegangan lade tidak mengganggu bidikan
c. Goyangan laras setiap tembakan sangat kecil
d. Hentakan kebelakang setiap tembakan lebih halus

2. Pada saat perpindahan tempat/jarak tembakan dapat dengan cepat sambil berlari, jalan/bergerak dengan mudah merubah pejera hanya dengan tangan, tanpa menggunakan alat Bantu.    

3. Senjata tidak mudah berkarat

4. Lemparan kelonsong keluar kamar tidak jauh dan mengelompok, sehingga tidak mengganggu petembak yang lain.



Cara bongkar pasang senjata SS2 :
• Sebelum senapan dibongkar/dibersihkan harus dilakukan tindakan keamanan
• Jangan membongkar senapan secara paksa
• Membongkar senapan tidak perlu menggunakan peralatan khusus
• Prajurit hanya di ijinkan membongkar bagian-bagian tertentu sebagai berikut :
- Magasen
- Kelompok rumah mekanik dan popor
- Kelompok laras dan ekoran
- Jinjingan
- Pelindung tangan
- Tabung gas
- Peluncur dan penutup
- Tangkai penegang
- Pegas pengembali

Tindakan keamanan sebagai berikut :
• Arahkan ujung laras ke tempat  yang aman
• Tempatkan pengatur tembakan pada “S” (Safe/aman)
• Lepaskan magasen
• Periksa kamar dengan menarik tangkai penegang ke belakang, tekan Bolt Stoper bagian bawah, dan penegang tertahan di belakang, kamar laras terbuka lalu lihat kamar laras untuk meyakinkan tidak ada peluru di dalamnya.
• Kembalikan penutup ke depan dan tempatkan pengatur tembakan pada “1” kemudian tarik picu sampai bunyi klik.

Sedangkan cara membongkar senjata SS2 dengan cara meletakan bagian-bagian yang dibongkar dari kiri ke kanan dengan urutan sbb.:
• Membuka rumah mekanik dan popor.
- Letakan senapan dengan laras menghadap ke kiri dan pejera berada di atas.
- Tekan penahan bagian sebelah kiri kemudian tarik sebelah kanan sampai   berbunyi klik.                                                                                                      
- Dorong bagian belakang rumah mekanik dan popor ke bawah.

• Membongkar peluncur.
- Tarik tangkai penegang ke belakang sampai pada lekukan ekoran.
- Cabut tangkai penegang
- Keluarkan tangkai peluncur dari ekoran.

• Melepas rumah mekanik dan  popor dari ekoran.
- Tekan penahan bagian depan dari kiri ke kanan, kemudian cabut dari arah kanan sampai bunyi klik.
- Lepaskan rumah mekanik dan popor.

• Melepas pelindung tangan.
- Tarik pelindung tangan bagian depan
- Lepaskan pelindung tangan   
                                                                                                                                                                                                                                                                                                  
• Melepas tabung gas.
- Putar nok pengunci kekanan 90 derajat sampai tegak lurus dengan         bidang kanan blok dengan ekoran.
- Dorong tabung gas kebelakang/bawah sampai bagian depan keluar dari alur, lalu angkat bagian depan keatas.

Pemasangan kembali : Urutan pemasangan kembali adalah kembalikan dari urutan pembongkaran, setelah senapan terpasang periksa kembali fungsi kerjanya sebagai berikut :

• Putar pengatur tembakan pada angka “1”
• Tarik tangkai penegang sampai maksimum lalu lepaskan, jangan dihantar.
• Setelah penutup mengunci, tembakan keatas kearah yang aman,  dan ulangi   sekali lagi
• Amati kerja senapan
• Bila bekerjanya tidak lancar, adakan pembongkaran dan pemasangan yang lebih teliti

Penggunaan senapan
• Mengisi magasen : Masukan peluru satu persatu kedalam magasen secara teratur, hingga dasar peluru tersusun rata pada dinding belakang.  Pengisian dapat juga menggunakan alat penolong, pengisian peluru tersusun dalam klip, hindari pengisian melebihi kapasitas
• Memasang magasen : Masukan magasen yang telah terisi peluru ke dalam rumah mekanik, dan dorong sampai bunyi klik, yakinkan dengan menepuk dasar magasen dengan telapak tangan.
• Mengisi senapan : Tarik tangkai penegang ke belakang sampai maksimum dan lepaskan, setelah peluru dalam magasen habis ditembakan, penegang akan tertahan di belakang (fungsi dari Bolt Stoper) lepas magasen dan ganti magasen baru yang telah di isi, senjata siap di tembakan kembali tanpa di kokang kembali
• Mengosongkan senapan : Tempatkan pengatur tembakan pada “S” kemudian tarik tangkai penegang ke belakang, ulangi hingga tiga kali untuk meyakinkan bahwa kamar kosong.  Pindahkan pengatur tembakan pada angka “1” kemudian tarik picu untuk melepaskan pemukul.
• Melipat dan merentangkan popor : Cara melipat popor, tempatkan pengatur tembakan pada “S” pegang pelindung tangan dengan tangan kiri dan popor dengan tangan kanan, tekan popor ke bawah sehingga dapat di lipat dengan mudah kearah kiri sampai bunyi klik.

Cara merentangkan popor, pegang pelindung tangan dengan tangan kiri dan  dasar popor dengan tangan kanan kemudian tarik ke belakang dengan mudah sampai bunyi klik.

• Mengatur pisir dan pejera : Pisir dan pejara senapan SS2 V-1 sudah distel di pabrik, pengaturan kembali pisir dan pejera hanya dilakukan jika terdapat kelainan dan harus di bawah pengawasan pelatih.
• Mengatur pisir : Bila arah tembakan menyimpang ke kiri/ke kanan, putar pengatur pisir searah/berlawanan jarum jam.  Pengatur jarak tembak bisa di putar ke kiri/ke kanan sesuai perkiraan jarak tembak sasaran.
• Mengatur pejera : Bila sasaran terlalu ke atas/bawah, pejera bisa di putar ke kanan agar perkenaan naik, dan di putar ke kiri perkenaan turun.
• Mengatur tembakan : Pengatur tembakan berada di sebelah kiri senapan pada angka“1” untuk tembakan tunggal, dan pada huruf “S” senapan terkunci/aman/tidak dapat di tembakan (perpindahan pengaturan tembakan sampai bunyi klik)

Mekanisme kerja senapan SS2.
Mekanisme kerja senapan SS2 dengan urut-urutan sebagai berikut :
•               Penegangan
•               Pengisian
•               Penguncian
•               Pembukaan penguncian
•               Penembakan, penarikan dan pelemparan kelongsong

Pemeliharaan
Jenis pemeliharan senjata SS2 sebagai berikut :
• Pemeliharaan harian. Di mulai dari membongkar dan bagian-bagian yang harus di bersihkan :

- Bagaian luar
- Bagian yang bergerak
- Lubang laras
- Penghisap
- Pegas pengembali
- Celah-celah pada rumah mekanik dan popor
- Celah-celah pada laras dan ekoran
- Peluncuran dan penutup
- Lubang gas blok

Bagian-bagian tersebut di bersihkan dengan kain yang diberi minyak tipis-tipis, sedangkan bagian yang sulit di bersihkan dapat menggunakan sikat yang lunak

Pemeliharaan saat menembak
- Sebelum menembak, lubang laras di keringkan dengan kain flanel ukuran +  12×2,5cm dipasang pada tali pelemak.
- Setelah menembak, bila memungkinkan di mulai dengan membongkar senapan utamakan bagian luar dan lubang laras, peluncur dan penutup, penghisap serta saluran gas pada gas blok.
- Bagian-bagian lain di bersihkan seperti pemeliharaan harian.

Sumber : Bujukgun. SS2 PT PINDAD (persero) April 2006,
Media Jurnal 1 Pebruari 2007 dan salah satu anggota tim petembak tingkat ASEAN (AARM).

No comments:

Post a Comment