Amazon Deals

Thursday, May 3, 2012

APAKAH AMERIKA DAN KRONINYA TAKUT DENGAN KOPASSUS ?

Imparsial Minta Obama Tak Latih Kopassus

Lembaga pemantau hak asasi manusia, Imparsial meminta Presiden AS, Barack Obama menghentikan bantuan pelatihan kepada anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus).


"Kopasus belum berubah dan masih berbahaya. Karena itu kerja sama pemerintah Amerika Serikat dan Indonesia sebaiknya dikaji kembali tentang bantuan dana militer dari pemerintah Amerika Serikat," kata Managing Director Imparsial, Poengky Indarti, Kamis 11 Maret 2010.


Menurut dia, tak ada urgensinya Kopassus diberi pelatihan. "Kalau untuk melawan terorisme, polisi, khususnya Densus 88 lebih berhak. Atau lebih baik lagi untuk Angkatan Laut atau Angkatan Udara karena kita sebagai negara maritim," lanjut Pongky.


Berdasarkan informasi yang didapatkan Imparsial, tahun lalu pemerintah AS memberikan 20 juta dollar. "Itu sangat besar. Kita negara keempat yang menerima bantuan dana militer terbesar setelah Israel, Kolombia, dan Pakistan," jelas dia.


Pemerintah Indonesia sedang menjajaki kembali kemungkinan pelatihan bagi anggota Komando Pasukan Khusus TNI Angkatan Darat (Kopassus) di Amerika Serikat.


Sebelumnya Kopassus menjalin kerja sama pendidikan dan latihan dengan sejumlah negara seperti AS. Namun, kerja sama itu terhenti menyusul embargo militer yang diterapkan AS terhadap Indonesia pada 1999.


Bahkan setelah AS mencabut embargo militernya terhadap Indonesia pada November 2005, pelatihan dan pendidikan bagi Kopassus masih belum diberikan pihak negara Paman Sam itu.


Salah satu agenda kemitraan komprehensif yang akan disepakati RI dan AS dalam serangkaian kunjungan Presiden AS Barack Obama ke Indonesia paruh kedua Maret mendatang adalah memantapkan kerja sama pertahanan kedua negara yang telah kembali berjalan sejak November 2005.

Kemampuan yang tidak terlalu mengandalkan dan bergantung pada teknologi canggih dan memiliki skill di atas rata-rata pasukan elit luar negeri lainnya menjadi nilai plus bagi Kopassus. Mungkin karena itu pulalah muncul ungkapan bahwa 1 prajurit Kopassus setara dengan 5 prajurit biasa. Dan mungkin juga karena kehebatan Kopassus itu jugalah yang menyebabkan sekitar tahun 90-an Amerika begitu keberatan, dan Australia menjadi ketakutan ketika Indonesia akan memperbesar jumlah anggota Kopassusnya.

7 comments:

  1. Indonesia negara hebat dan seluruh dunia tau itu. Mereka takut,karna kita punya semangat yang luar biasa. Sy berharap ke depan Indonesia leih baik. Maju terus Kopassus, Indonesia bangga punya kalian. Semoga bukan hanya kopassus saja yg berjaya, tp seluruh Pasukan Militer baik (TNI AD, TNI AU & TNI AL) pasti bisa menjadi lebih baik! ;)

    ReplyDelete
  2. sebenarnya kita punya kemampuan tapi belum menyadarinya saja
    \m/

    ReplyDelete
  3. Saya pikir tidak perlu minta bantuan pelatihan. Untuk apa? TNI kita jauh lebih baik dari mereka kok. Saya yakin dan percaya Kopassus dan Pasukan khusus lainnya di TNI jauh lebih hebat, lebih cerdik, lebih cerdas dan lebih trengginas dari mereka. Malah dengan mengikuti pelatihan mereka malah ada celah bagi mereka untuk merekrut beberapa orang menjadi agen mereka. Kenapa kita tidak mengandalkan APBN kita? Kita kan sudah kaya sekarang. Rakyat rela untuk itu karena TNI adalah pelindung dan benteng terakhir bangsa Indonesia.

    ReplyDelete
  4. menurut saya kopasus tidak perlu dilatih oleh AS , yang perlu itu adalah kesejahteraanya yang perlu ditingkatkan , karena kasihan banyak anak tentara kopasus tidak bisa mengkuliahkan anaknya karena keterbatasan gaji , kasihan mereka .... menjaga dan siap berkorban nyawa untuk NKRI ... daripada menggaji DPR yg kerjanya duduk doang......hati hati niat busuk AS melatih Densus 88 , ...jangan jangan mau adu domba kita lagi seperti jaman belanda waspadalah .........Koppasus itu udah okey dan densus 88 itu udah okey ...... hidup merdeka lebih assiik tanpa bantuan AS.....siipp...

    ReplyDelete
  5. hidup koppasuss jayalah mereka ........

    ReplyDelete
  6. Kopasus adalah No 3 yg di takuti dunia,,jadi jgan sampai ada negara lain yg sok mau melatih dan ikut campur tentang pelatihan kopassus,,karena mereka hanya mau nyari kelemahanya saja terhadap kopassus kita,,,

    ReplyDelete