Amazon Deals

Sunday, July 29, 2012

Nekat, Pencuri Gasak Delapan Mesin Pesawat Tempur Israel

Pencuri yang satu ini benar-benar nekat tampaknya. Tak tanggung-tanggung yang dijarah adalah delapan mesin pesawat tempur canggih F-15 dan F-16 dari pangkalannya di Rahmat David, Israel.
Pencuri diduga bekerja sama dengan personil pangkalan tersebut. Pencurian itu terjadi tiga bulan lalu namun dirahasiakan atas perintah pengadilan dan baru hari ini diumumkan secara resmi. 
Pejabat Angkatan Udara Israel (IAF) Senin, (13/6)  menyatakan delapan mesin pesawat F-15 dan F-16 jet yang merupakan tulang punggung IAF.
Komandan pangkalan seorang perwira berpangkat Brigadir Jenderal, memperkirakan bahwa personil pangkalan mungkin telah membantu para pencuri dengan informasi lokasi mesin termasuk prosedur keamanan.
Peristiwa itu terungkap setelah perintah “penutupan” atas perintah pengadilan dicabut hari Minggu dan saat ini penyelidikan atas mesin-mesin pesawat yang hilang tersebut sedang dilakukan oleh Kepolisian Israel dan polisi militer.
Sebuah mesin turbofan Pratt dan Whitney untuk pesawat F-15 atau F-16 beratnya mencapai beberapa ton. Mengangkat dan memindahkan mesin tersebut hanya mungkin dilakukan dengan truk-truk berat dan crane khusus yang memasukan pangkalan.
Pejabat IAF itu mengatakan mesin yang dicuri tersebut adalah mesin yang sudah tidak terpakai dan sedang dijadwalkan untuk dihancurkan.
Para pejabat militer, bagaimanapun, menggambarkan pelanggaran keamanan di pangkalan yang merupakan homebase bagi beberapa skuadron F-15 tersebut sebagai "skandal."
“Ini bukan pencurian biasa, tapi skandal,” tulis harian Israel Yedioth Aharonot mengutip sumber militer. “Pangkalan ini ini berisi banyak hal dirahasiakan. Tak mungkin terjadi tanpa “perselingkuhan” antara pencuri dengan personil pangkalan -.. tentara atau kontraktor sipil.”
“Mesin yang dicuri itu termasuk perangkat keras dirahasiakan, kenyataan bahwa unsur pidana memasuki pangkalan tanpa diketahui dan berhasil mencuri mesin yang begitu besar adalah kegagalan keamanan yang fatal.”
Polisi Militer Israel mengkaitkan pencurian mesin pesawat itu dengan naiknya harga pasaran logam di pasar internasional. Pencurian logam di Israel meningkat 35 persen dibanding tahun lalu.
Barang-barang itu dijual ke pemilik peleburan untuk dilelehkan menjadi blok padat dan dikirim kepasar luar negeri.
Sebelumnya, pencuri telah melakukan “pemulungan” di instalasi lain militer Israel lainnya tahun lalu. Sebuah basis logistik di selatan Tel Aviv kabel tembaganya dilucuti dan beberapa ton logam tersebut menghilang dari markas Korps Lapis Baja.

No comments:

Post a Comment