Amazon Deals

Saturday, September 29, 2012

Serang Iran Berarti Israel Bunuh Diri

Menteri Pertahanan Iran, Brigadir Jenderal Ahmad Vahidi telah memperingatkan bahwa setiap petualangan militer oleh rezim Israel terhadap Teheran akan berarti bunuh diri bagi Tel Aviv.
 Zionis (Israel) tahu bahwa menyerang Iran adalah sebuah keinginan yang tidak akan pernah tercapai, kecuali jika rezim berusaha untuk bunuh diri," kata Vahidi.
Menteri Pertahanan Iran mengecam ancaman militer Israel terhadap Iran dan plot anti Suriah serta menilainya sebagai upaya Tel Aviv keluar dari keterkucilannya di kawasan. Meskipun demikian, Vahidi menegaskan bahwa Israel tidak dapat membebaskan diri dari realitas sejarah dan akan selalu mewarisi kebohohan dalam dirinya. "Angkatan bersenjata Iran sepenuhnya siap untuk memberikan respons yang tegas untuk niat buruk mereka," tambahnya.
Washington dan Tel Aviv telah berulang kali mengancam Teheran dengan serangan militer guna memaksa Republik Islam menghentikan program energi nuklirnya, yang diklaim AS dan Israel mengacu pada produksi senjata destruksi massal.
Namun Iran membantah tuduhan tersebut seraya bersumpah akan melancarkan balasan yang destruktif terhadap segala bentuk serangan.

##################################################
'Israel tak akan Mampu Serang Iran'

Abdul Sattar Qasim, dosen ilmu politik di Universitas al-Najah Palestina menekankan ketidakmampuan Rezim Zionis Israel untuk melakukan serangan apa pun terhadap Republik Islam Iran.

Saat diwawancarai wartawan Koran Mehr di Jalur Gaza, Abdul Sattar Qasim mengatakan,"Militer Israel tidak memiliki kemampuan menyerang secara sepihak ke Iran."

Ia menekankan, serangan apa pun ke Iran tidak akan menghentikan program nuklir negara ini dan Barat dengan baik mengetahui bahwa serangan ke Teheran pasti gagal.

Terkait kondisi pasca serangan militer ke Iran, Abdul Sattar Qasim menyatakan, Iran pasti akan menjawab serangan tersebut dengan kemampuan yang dimilikinya dan kondisi kawasan akan berubah total.

Sebelumnya Shaoul Mofaz, ketua Partai Kadima Israel memperingatkan dampak dari petualangan militer Israel terhadap Iran bagi Tel Aviv. Mofaz yang baru keluar dari koalisi dengan kabinet Perdana Menteri Benyamin Netanyahu memperingatkan, serangan militer ke Iran akan membahayakan masa depan Israel.

Sementara itu, Benyamin Netanyahu senantiasa melontarkan tudingan palsu terhadap Iran dan merilis statemen provokatif serta mengancam Iran dengan serangan militer.

Di sisi lain, para petinggi sipil dan militer Iran berulang kali menyatakan bahwa Tehran tidak akan memicu perang, namun ancaman dan serangan musuh khususnya Israel pasti akan dijawab dengan tegas.


No comments:

Post a Comment