Amazon Deals

Wednesday, November 21, 2012

DPR Desak Pemerintah Bentuk Tim Khusus Papua

Peristiwa-peristiwa penembakan yang terjadi beberapa kali di Papua dalam waktu yang relatif pendek menjadi perhatian DPR. DPR meminta pemerintah segera membentuk tim khusus penyelidikan penembakan di Papua.

"Aparat intelijen dan aparat keamanan terpadu membentuk tim, turun secara total di Papua mengusut sampai tuntas. Kalau perlu berkantor di Papua," kata anggota Komisi I yang membidangi pertahanan DPR, Tjahjo Kumolo di gedung DPR, Jakarta, Jumat 8 Juni 2012.

Menurut Tjahjo, seharusnya pemerintah melalui Instruksi Presiden membentuk tim khusus untuk menyelidiki kasus penembakan di Papua. Selain mengusut tuntas oknum pemembakan, pemerintah harus lebih memperhatikan masyarakat Papua.

Hal ini dilakukan agar masyarakat Papua tidak mudah terprovokasi. "Hargai masyarakat Papua secara terbuka dengan reward dan punishment yang adil," kata Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan ini.

Tjahtjo mengatakan, pada saat Komisi I mengunjungi Papua, mereka menemukan bahwa ada permasalahan yang terjadi sangat-sangat kompleks. Tjahjo juga melihat aparat intelijen juga belum memiliki koordinasi yang baik.

"Di sana ada gerakan tanpa bentuk yang seharusnya jajaran intelijen di Papua sudah bisa menengarai dan mendeteksinya akan gelagat dinamika perkembangannya ke arah mana," kata dia.

Tjahjo yakin, tidak ada kelompok-kelompok Papua yang ingin merdeka. Tapi Tjahjo melihat ada indikasi hanya propaganda oknum tertentu dengan kepentingan kelompok kecil yang menyudutkan masyarakat Papua. (eh)

No comments:

Post a Comment