Amazon Deals

Monday, November 19, 2012

Mendagri Harus Turun Tangani Papua

Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso, meminta Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi turun menangani konflik di Papua. Priyo juga meminta pemerintah mencari solusi atas serangkaian penembakan di Papua.

"Mendagri harus turun karena ini membahayakan. Nanti kalau Pemilu di Papua, belum-belum sudah dipertanyakan legilitmasinya ini membahayakan," kata Priyo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat 8 Juni 2012.

Priyo juga meminta kepada Presiden, Menko, dan Mendagri mencari solusi. "Kalau perlu informal bicara dengan MK kalau dianggap sengketa antar lembaga," tegasnya.

Ia menduga konflik di Papua sudah rencanakan, dan disengaja untuk membuat keresahan. "Itu dilakukan oleh siapa, kan sampai hari ini belum terindentifikasi. Apakah orang tak dikenal, atau aparat gadungan. Tapi siapapun itu pasti dilakukan secara terencana," jelasnya.

Motif penembakan misterius di Papua berlatarbelakang politik semakin menguat, selain karena para pelakunya diduga memiliki keterampilan yang tidak dimiliki orang awam, juga karena Tanah Papua sudah dianggap sebagai daerah separatis.

Serentetan penembakan di Papua baru-baru ini antara lain warga Jerman, Dietmar Dieter (55) yang ditembak di Pantai Base G Jayapura, Selasa 29 Mei 2012, pukul 12.30 WIT. Kemudian, Anton Arung Tambila, guru SD ditembak di Distrik Mulia, Puncak Jaya, hari yang sama. (umi)

No comments:

Post a Comment