Amazon Deals

Saturday, August 17, 2013

11 Nasehat Jendral Besar Soedirman

1. Jogjakarta, 12 Nopember 1945
Tentara hanya mempunyai kewajiban satu, ialah mempertahankan kedaulatan

2. Jogjakarta, 1 Januari 1946
Tentara bukan merupakan suatu golongan diluar masyarakat, bukan suatu kasta yg berdiri diatas masyarakat, Tentara tidak lain dan tidak lebih dari salah satu bagian masyarakat yang mempunyai kewajiban tertentu.

3. Jogjakarta, 17 Pebruari 1946
Kami tentara Republik Indonesia akan timbul dan tenggelam bersama negara

4. Jogja, 25-5-46 Sanggupmempertahankan kedaulatan n kemerdekaan NKRI,yg tlh diproklamasikan pd tgl 17-8-45, sampai titik darah penghabisan

5. Jogjakarta, 27 Nopember 1946
Karena kewajiban kamulah untuk tetap pada pendirian semula, mempertahankan dan mengorbankan jiwa untuk kedaulatan negara dan bangsa kita seluruhnya.

6. Jogjakarta, 5 Oktober 1949
Pelihara TNI, pelihara angkatan perang kita. Jangan sampai TNI dikuasai oleh partai politik manapun juga.
Ingatlah, bahwa prajurit kita bukan prajurit sewaan, bukan parjurit yang mudah dibelokkan haluannya
kita masuk dalam tentara, karena keinsyafan jiwa dan sedia berkorban bagi bangsa dan negara

7. Jogjakarta, Januari 48 Bahwa kemerdekaan 1 negara,yg didirikan diatas timbunan runtuhan ribuan jiwa harta benda dr rakyat n bangsanya

8. Jogjakarta, 17- 8-1948
Robek-robeklah badanku, potong-potonglah jasad ini, tetapi jiwaku dilindungi benteng merah putih,
akan tetap hidup, tetap menuntut bela, siapapun lawan yang aku hadapi.

9. Jogjakarta, 1 Agustus 1949
Bahwa satu-satunya hak milik nasional/republik yang masih utuh tidak berubah-ubah, meskipun harus mengalami segala macam soal dan perubahan, hanyalah angkatan perang Republik Indonesia (Tentara Nasional Indonesia)

10. Jogjakarta, 4 Oktober 1949
Jangan mudah tergelincir dalam saat-saat seperti ini,segala tipu muslihat dan provokasi-provokasi yang tampak atau tersembunyi dapat dilalui dengan selamat,kalau kita waspada dan bertindak sebagai patriot.

11.
Jangan bimbang dalam menghadapi macam-macam penderitaan, karena semakin dekat cita–cita kita tercapai, makin berat penderitaan yang harus kita alami.

No comments:

Post a Comment