Amazon Deals

Tuesday, April 17, 2012

Dialogue Between Al-Qur'an and Science

Science : Finger tips can be used for Identification
Qur'an : Does man think We cannot assemble his bones?
Yes . . . We are able to put together in perfect
order the very tip of his fingers.

Science : Atoms are found in pairs
Qur'an : Glory be to ALLAH, Who created in pairs all things
that the earth produces, as well as their own( human )
kind, and other things of which they have no knowledge.

Science : Honey is healing for mankind
Qur'an : Comes from their ( the bees ) belleis
a drink of varying colours, wherein is healing
for human being. Verily in this is a sign for people who reflect.

Science : Separation of salt and sea water
Qur'an : Verily He is the One Who has joined
the two seas: this is palatable and sweet, and
this is salty and bitter. And He made a barrier
between the two of them, and a partition that is forbidden to be passed.

Science : Milk as a wholesome meal
Qur'an : And verily for you in the cattle there
is an instructive sign ( lesson ). We give you to
drink of that which is in their bellies from
between excretions and blood, pure milk palatable to the drinkers.

Science : Oceans have darkness under their surfaces
Qur'an : Or as darkness in a vast, deep sea,
there it covers waves, from above which are
waves, from above which are clouds. Darkness
on top of each other. If a man stretches out his
hand, he can hardly see it. And whoever ALLAH
does not make light for him, for him there is no light.

Science : Iron and steel
Qur'an : And We sent down Iron, in which is
severe strength and benefits for mankind.
Verily in this is a Sign for people who reflect.

Science : Sun and Moon
Qur'an : It is not permitted to the sun to catch
up with the Moon, nor the night outstrip the Day. Each floats in an orbit.

Science : Creation of living creatures from water
Qur'an : We made from water every living thing.

Science : Mountains have roots inside the earth
Qur'an : Have We not made the earth as a
wide expanse, and the mountains as pegs.


Sunday, April 15, 2012

Studi Lalat sebagai antibiotik murah

Di indonesia sekarang orang miskin di larang sakit, biaya dokter dan rumah sakit yang mahal menyebabkan masyarakat miskin lebih sering harus menerima nasib begitu saja ketika mereka mengalami gangguan kesehatan.. walau begitu Tuhan maha adil, banyak sumber obat2an yang sebenarnya tersebar dan bisa didapatkan dengan murah bahkan gratis, salah satunya lalat yang merupakan salah satu sumber antibiotik alami..
walaupun lalat adalah hewan penuh kuman namun sangat ampuh dalam mengobati berbagai penyakit terutama yang disebabkan oleh virus dan bakteri dan ini merupakan antibiotik tanpa efek samping...
Dalam peneliti`n  yang telah dilakukan oleh team Departemen Mikrobiologi Medis Fakultas Sains, Universitas Qoshim, Arab Saudi
menunjukkan bahwa di dalam lalat terdapat Actinomycetes yang dapat berpotensi sebagai antibiotik terhadap bekteri yang juga terdapat pada lalat tersebut. Berikut ini adalah sebuah penelitian yang dilakukan oleh Tim Departemen Mikrobiologi Medis, Fakultas Sains, Universitas Qâshim, Kerajaan Arab Saudi tentang analisa mikrobiologi tentang sayap lalat.
Metode yang mereka gunakan cukup sederhana, yaitu mengkultivasi (menumbuhkan) air steril yang telah dicelupkan lalat ke media Agar [media yang berasal dari musilaginosa kering yang diekstrak dari ganggang mereh, yang mencair pada suhu 100oC dan memadat pada suhu 40oC yang tidak dapat dicerna oleh mikroba,  kemudian mengidentifikasi mikroba yang tumbuh. Lalat yang digunakan ada beberapa spesies, dan sample yang digunakan untuk tiap spesies terdiri dari dua sample, yaitu (1) sample air steril dimana lalat dimasukkan sedemikian rupa sehingga hanya pada bagian sayap lalat saja, dan (2) sample air steril yang dimasukkan lalat yang dicelup seluruh tubuhnya. Semua ini dilakukan secara aseptis (bebas mikroba) di ruangan khusus, untuk menghindarkan terjadinya kontaminasi luar yang akan membuat hasil penelitian menjadi bias. Setelah itu, sample air tadi dikultivasi ke media Agar dan diinkubasi selama beberapa hari sehingga kultur (biakan) mikroba tumbuh dan tampak secara jelas. Hasil kultur mikroba tersebut diidentifikasi untuk mengetahui jenis mikroba tersebut. Berikut ini adalah hasilnya.

Cawan Petri 1 : sampel kultur air yang diambil dari sebuah tabung yang
berisi air steril yang dicelupkan lalat secara sempurna (seluruh tubuhnya
terbenam). Cawan Petri 2 : sampel kultur air yang diambil dari sebuah tabung yang berisi air steril yang dijatuhkan seekor lalat ke dalamnya tanpa membenamkannya.
Hasil :
Pada cawan petri 2, setelah diidentifikasi ternyata media ditumbuhi oleh koloni bakteri patogen tipe E. Coli, yang merupakan penyebab berbagai macam penyakit. Adapun pada cawan 1, pada awal mulanya tampak tumbuh koloni kecil tipe E. Coli, namun pertumbuhannya terhambat oleh mikororganisme yang setelah diidentifikasi merupakan bakteri Actinomyces yang dapat memproduksi antibiotik. Bakteri ini biasanya menghasilkan antibiotik yang dapat diekstrak, yaitu actinomycetin dan actinomycin yang berfungsi melisiskan bakteri dan bersifat antibakteri dan antifungi.
Bila anda ingin mencobanya lalat sebagai anti biotik caranya pun sangat mudah:
    -untuk lalat yang biasa dirumah-rumah dengan ukuran sedang tangkap lalat 8 ekor dan telan langsung  hidup-hidup 8 ekor tersebut,menelanya boleh satu-satu.
    -untuk lalat hijau yang cukup besar cukup 6 ekor.
Minumnya sehari 2 kali cukup dan ingat harus ditelan dalam keadaan hidup
Mau coba??
(dari berbagai sumber)


Saturday, April 14, 2012

Fly Studies

New studies reveal scientific miracles in the fly Hadith

Prophet Mohummed says "If a fly falls into one of your containers [of food or drink], immerse it completely (falyaghmis-hu kullahu) before removing it, for under one of its wings there is venom and under another there is its antidote. "

The Prophet Muhammad - upon him and his House blessings and peace - alluded to both facts 1,400 years ago when he said, as narrated from Abu Hurayra and Abu Sa`id al-Khudri by al-Bukhari and in the Sunan:

Only in modern times was it discovered that the common fly carried parasitic pathogens for many diseases including malaria, typhoid fever, cholera, and others. It was also discovered that the fly carried parasitic bacteriophagic fungi capable of fighting the germs of all these diseases.

The Prophet Muhammad - upon him and his House blessings and peace - alluded to both facts 1,400 years ago when he said, as narrated from Abu Hurayra and Abu Sa`id al-Khudri by al-Bukhari and in the Sunan:

If a fly falls into one of your containers [of food or drink], immerse it completely (falyaghmis-hu kullahu) before removing it, for under one of its wings there is venom and under another there is its antidote.

It is established that house flies are carriers of dangerous pathogens of animals and humans. Even the muscaphobic critics of this hadith are forced to admit that no one at the time of the Prophet, upon him peace, knew that flies carry such harmful organisms. Whence the observation that "under one of its wings there is venom"?

Second, from the perspective of logic, if the fly did not carry some sort of protection in the form of an antidote or immunity, it would perish from its own poisonous burden and there would be no fly left in the world.

Further, the transmission of what the fly carries in or on its body is not an automatic fact. For example, the microbe responsible for ulcers and other stomach ailments can live on houseflies, although it remains to be seen whether flies transmit the pathogen.

There has long been evidence of bacterial pathogen-suppressing micro-organisms living in houseflies. An article in Vol. 43 of the Rockefeller Foundation's Journal of Experimental Medicine (1927) p. 1037 stated:

The flies were given some of the cultured microbes for certain diseases. After some time the germs died and no trace was left of them while a germ-devouring substance formed in the flies - bacteriophages. If a saline solution were to be obtained from these flies it would contain bacteriophages able to suppress four kinds of disease-inducing germs and to benefit immunity against four other kinds.

Cited in `Abd Allah al-Qusami, Mushkilat al-Ahadith al-Nabawiyya wa-Bayanuha (p. 42).

More recently, a Colorado State University website on entomology states, "Gnotobiotic [=germ-free] insects (Greenberg et al, 1970) were used to provide evidence of the bacterial pathogen-suppressing ability of the microbiota of Musca domestica [houseflies] .... most relationships between insects and their microbiota remain undefined. Studies with gnotobiotic locusts suggest that the microbiota confers previously unexpected benefits for the insect host."

So then, flies are not only pathogenic carriers but also carry microbiota that can be beneficent. The fly microbiota were described as "longitudinal yeast cells living as parasites inside their bellies. These yeast cells, in order to perpetuate their life cycle, protrude through certain respiratory tubules of the fly. If the fly is dipped in a liquid, the cells burst into the fluid and the content of those cells is an antidote for the pathogens which the fly carries." Cf. Footnote in the Translation of the Meanings of Sahih al-Bukhari by Muhammad Muhsin Khan (7:372, Book 76 Medicine, Chapter 58, Hadith 5782).

These fly microbiota are bacteriophagic or "germ-eating". Bacteriophages are viruses of viruses. They attack viruses and bacteria. They can be selected and bred to kill specific organisms. The viruses infect a bacterium, replicate and fill the bacterial cell with new copies of the virus, and then break through the bacterium's cell wall, causing it to burst. The existence of similar bacteria-killing mechanisms in two bacteriophages suggests that antibiotics for human infections might be designed on the basis of these cell wall-destroying proteins. Science 292 (June 2001) p. 2326-2329.

Bacteriophagic medicine was available in the West before the forties but was discontinued when penicillin and other "miracle antibiotics" came out. Bacteriophages continued to flourish in Eastern Europe as an over-the-counter medicine. The "O1-phage" has been used for diagnosis of all Salmonella types while the prophylaxis of Shigella dysentery was conducted with the help of phages. Annales Immunologiae Hungaricae No. 9 (1966) in German.

"Phage therapy" is now making a comeback in the West:

First named in 1917 by researcher Felix d'Herelle at France 's Pasteur Institute, bacteriophages (or just phages for short) are viruses that prey upon bacteria. They have a simple structure - a DNA-filled head attached by a shaft to spidery "legs" that are used to grip onto the surface of a bacterium. Once a phage latches onto a bacterium, it injects its payload of genetic material into the bacterium's innards. The bacterium then begins to rapidly produce "daughter" copies of the phage -- until the bacterium becomes too full and ruptures, sending hundreds of new phage particles into the open world.

Doctors used phages as medical treatment for illnesses ranging from cholera to typhoid fevers. In some cases, a liquid containing the phage was poured into an open wound. In others, they were given orally, via aerosol, or injected. In some cases, the treatments worked well - in others, they did not. When antibiotics came into the mainstream, phage therapy largely faded in the west.

However, researchers in eastern Europe, including the former Soviet Union , continued their studies of the potential healing properties of phages. And now that strains of bacteria resistant to standard antibiotics are on the rise, the idea of phage therapy has been getting more attention in the worldwide medical community. Several biotechnology companies have been formed in the U.S. to develop bacteriophage-based treatments - many of them drawing on the expertise of researchers from eastern Europe."

Research on the medical application of bacteriophages is now considered to be in its most promising stage. A University of Pittsburgh researcher said in June 2001, "Given the sheer number and variety of bacteriophages lurking on the planet, the viruses may represent a sizable untapped reservoir of new therapeutics." Science 292 (June 2001) p. 2326-2329.

Possibilities for use of bacteriophages in disease control is discussed in the article "Smaller Fleas... Ad infinitum: Therapeutic Bacteriophage Redux" in Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America [PNAS] Vol. 93 No. 8 (April 16, 1996), 3167-8.

The fact that the fly carried pathophagic or germ-eating agents was known to the ancients, who noticed that wasp and scorpion stings are remedied by rubbing the sore spot with a decapitated fly as mentioned in al-Antaki's Tadhkira (1:140), al-`Ayni's citation of Abu Muhammad Ibn al-Baytar al-Maliqi's (d. 646) al-Jami` li-Mufradat al-Adwiya wal-Aghdhiya in `Umdat al-Qari (7:304), and al-Sha`rani's Mukhtasar al-Suwaydi fil-Tibb (p. 98).

Avicenna preferred the use of a live chicken slit in two and applied to the wound cf. Ibn al-Azraq, Tas-hîl al- Manafi` (1306 ed. p. 171=1315 ed. p. 147). A similar use is current even today for camel urine according to a University of Calgary website.

In the two world wars the wounds of soldiers exposed to flies were observed to heal and scar faster than the wounds of unexposed soldiers. Even today, fly larvae, or maggots, are used medicinally to clean up festering wounds. They only eat dead tissue and leave healthy tissue alone.

Is the fly ritually filthy (najis)? No. The Jurists concur that the fly is pure (al-dhubab tahir) and does not defile a liquid even if its quantity is small and even if it dies in it except, according to al-Shafi`i, if one of the aspects of the liquid is affected (smell, color, taste) cf. al-Baghawi, Sharh al-Sunna (11:260-261) and al-Qastallani, Irshad al-Sari (5:304-305).

The Prophetic Sunna is an endless manual of healthy living and practical husbandry for people of all walks of life, especially the poor. The Prophet, upon him peace, at all times directed his Umma to avert waste and penury even in unsanitary conditions. Just as the hadith on camel milk and urine reveals knowledge of dietetics and natural medicine, so does the hadith of the fly reveal knowledge of preventive medicine and immunology. In this respect the command in these hadiths, as in many others, denotes an advisory Sunna of permissibility, not a literal obligation. "The command [of immersing the fly] denotes counsel (al-amru lil-irshad) so as to counter disease with cure." Al-Qastallani, Irshad al-Sari (5:304).

Despite the abundance of supporting evidence for the authenticity of these medicinal narrations (camel and fly) on the one hand and for their scientific viability on the other, certain voices continue to reject them on both counts. Principle skepticism of authentically transmitted narrations that pertain to facts demonstrated by ancient and modern science, or whose scientific worth is just now coming into view, is the wont of stagnant minds and diseased hearts for which there is no cure save the mercy of our Lord.

Now researchers are developing a new antibiotic made of the antidode living on the fly's surface..

Friday, April 13, 2012

Mendapat Hadiah Kue Natal

kue_natalBismillah ... Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.
Kita sudah mengetahui bagaimana sikap Islam ketika umat Nashrani merayakan natal. Seorang muslim tidak boleh menghadirinya, tidak boleh memberi ucapan selamat dan tidak boleh mendukung dalam hal apa pun dalam perayaan tersebut. Lantas bagaimana jika tetangga atau rekan kerja kita memberi kue, makanan atau hadiah yang berhubungan dengan perayaan natal? Apakah boleh kita terima dan menikmatinya?
Komisi Fatwa di Kerajaan Saudi Arabia, Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts Al ‘Ilmiyyah wal Ifta’ ditanya, “Bolehkah seorang muslim memakan makanan dari perayaan ahli kitab (Yahudi dan Nashrani) ata dari perayaan orang musyrik di hari raya mereka atau menerima pemberian yang berhubungan dengan hari raya mereka?
Jawaban para ulama Lajnah, “Tidak boleh seorang muslim memakan makanan yang dibuat oleh orang Yahudi dan Nashrani atau orang musyrik yang berhubungan dengan hari raya mereka. Begitu pula seorang muslim tidak boleh menerima hadiah yang berhubungan dengan perayaan tersebut. Karena jika kita menerima pemberian yang berhubungan dengan hari raya mereka, itu termasuk bentuk memuliakan dan menolong dalam menyebarluaskan syi’ar agama mereka. Hal itu pun termasuk mempromosikan ajaran mereka yang mengada-ada (baca: bid’ah) dan turut gembira dalam perayaan mereka. Seperti itu pun dapat dianggap menjadikan perayaan mereka menjadi perayaan kaum muslimin. Boleh jadi awalnya mereka ingin mengundang kita, namun diganti dengan yang lebih ringan yaitu dengan memberi makanan atau hadiah saat mereka berhari raya. Ini termasuk musibah dan ajaran agama yang mengada-ada (baca: bid’ah). Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ أَحْدَثَ فِى أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ فِيهِ فَهُوَ رَدٌّ
Barangsiapa yang mengada-adakan amalan baru yang bukan ajaran dari kami, maka amalannya tertolak” (HR. Bukhari dan Muslim). Sebagaimana pula tidak boleh bagi seorang muslim memberi hadiah kepada non muslim yang berhubungan dengan perayaan mereka.
[Fatwa Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts Al ‘Ilmiyyah wal Ifta’no. 2882, pertanyaan kedua, 22: 398-399, ditanda tangani oleh Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz selaku ketua, Syaikh ‘Abdurrozaq ‘Afifi selaku wakil ketua dan Syaikh ‘Abdullah bin Qu’ud selaku anggota]
Yang berkata terlarangnya menerima hadiah dan kue natal, bukanlah kami. Coba perhatikan, kami hanya menukil fatwa para ulama yang lebih berilmu dari kami dan lebih paham yang terbaik bagi umatnya ketika mereka mengeluarkan fatwa. Namun asal hadiah dan makanan ahli kitab (Yahudi dan Nashrani) adalah halal, yang bermasalah adalah jika ada kaitan dengan perayaan mereka dengan tujuan untuk memuliakan hari raya mereka.
Hidayah hanyalah dari Allah, kami hanyalah menyampaikan. Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat.

@ Ummul Hamam, Riyadh KSA, 1 Shafar 1433 H

Thursday, April 12, 2012

Hukum Memanfaatkan Diskon Natal dan Tahun Baru

diskon_natal_tahun_baruAda pertanyaan yang diajukan pada Syaikh Sholeh Al Munajjid hafizhohullah dalam situs beliau Al Islam Sual wa Jawab, “Di Australia, ada diskon besar (bertepatan dengan perayaan non muslim) pada barang-barang tertentu seperti pakaian, furniture, elektronik dan sebagainya. Apakah diperbolehkan membeli barang-barang tersebut untuk mendapatkan diskon besar, yang tidak hanya tersedia pada waktu ini saja selama setahun?”
Jawaban dalam situs Al Islam Sual wa Jawab,
Tidak mengapa jika kita membeli pakaian, furniture dan barang lainnya pada moment hari raya orang kafir seperti ketika natalan asalkan kita tidak membeli apa yang digunakan untuk merayakan perayaan mereka atau untuk meniru orang-orang kafir dalam festival mereka.
Bagi pedagang muslim, boleh saja membuka toko di saat perayaan orang kafir asalkan memperhatikan dua syarat:
  1. Tidak menjual barang yang nanti digunakan oleh orang kafir untuk bermaksiat atau yang akan menolong mereka untuk mengadakan perayaan mereka. [contoh: penjual tidak boleh menjual aksesoris natal seperti santa klaus serta berbagai hadiah, kue, dan makanan untuk perayaan natal, pen]
  2. Tidak menjual barang kepada kaum muslimin yang akan membuat mereka meniru-niru perayaan orang kafir. [contoh: saat tahun baru tidak menjual petasan, mercon, kembang api untuk mendukung perayaan tahun baru masehi karena hal ini akan membuat kaum muslimin meniru-niru perayaan tahun baru yang memang menjadi perayaan orang kafir, pen]
Intinya, membeli sesuatu yang menjadi kebutuhan seseorang (bertepatan dengan perayaan orang kafir) itu lebih ringan daripada menjual dan membuka toko kala itu. Namun, asalnya boleh-boleh saja membeli (barang diskonan kala itu) dan jika bertepatan dengan waktu perayaan orang kafir, itu tidaklah masalah. Wallahu a’lam.
Rujukan terbaik bagi pengunjung (1) Hukum Turut Serta dalam Perayaan Natal, (2) Hukum Merayakan Tahun Baru Masehi.

@ Ummul Hamam, Riyadh, KSA, 1 Shofar 1433 H

Wednesday, April 11, 2012

Manusia Itu Memiliki Batas

apa definisi batas?
menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia :

batas (ba.tas)
nomina (n)

    garis (sisi) yg menjadi perhinggaan suatu bidang (ruang, daerah, dsb); pemisah antara dua bidang (ruang, daerah, dsb); sempadan (nomina)
    mana ~ kebun ini?; sungai ini menjadi ~ Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah;
    sumber: kbbi3
    ketentuan yg tidak boleh dilampaui (nomina)
    pembentukan kabinet diberi ~ waktu seminggu; tindakan itu dianggap orang telah melampaui ~ kekuasaannya;
    sumber: kbbi3
    perhinggaan (nomina)
    air sungai itu tidak dalam, hanya sampai ~ lutut;
    sumber: kbbi3

contoh kasusnya adalah perubahan pola pikir pada salah satu karakter pada film watchmen (2009) yaitu Doctor Manhattan yang pada film itu Doctor Manhattan berubah pola pikir dari pola pikir manusia ke pola pikir keabadian atau mendekati pola pikir ketuhanan, pola pikirnya berubah menjadi demikian itu karena formnya sudah bukan dalam bentuk manusia seperti manusia pada umumnya, juga karena life span atau umurnya yang berubah menjadi abadi (immortal) dan pola pikirnya itu berubah menjadi tidak peduli kepada manusia karena perangai manusia sendiri dan diapun berkata

"I can change almost anything...but I can't change human nature."

siapa sih Doctor Manhattan?

Dr. Jonathan "Jon" Osterman is a physicist who was transformed into a blue-skinned god-like being after he was disintegrated in an Intrinsic Field Subtractor in 1959. He had returned to the chamber to retrieve his girlfriend's watch (which he had repaired), and was accidentally locked inside when the Subtractor started automatically. Jon was blown into atoms, with nothing left of his body. Within a few months, his disembodied consciousness managed to reconstruct a physical body for itself. Following his reanimation, he is immediately pressed into service by the United States government, which gives him the name Doctor Manhattan, after the Manhattan Project. He is the only character in the story that possesses actual superpowers. Though he dabbles briefly in crime-fighting, his greatest influence is to grant the U.S. a strategic advantage over the Soviet Union during the Cold War, with his most significant action taking place after he is personally asked by President Richard Nixon to intervene in the Vietnam War, leading to an unqualified victory for the U.S. with the defeat of North Vietnam and the Vietcong, preventing the collapse of the Saigon government. Since he works for the U.S. government, he is exempt from the provisions of the Keene Act, but spends much of his time doing advanced technology research and development, and physics research. He is single handedly responsible for the shift to electric-powered vehicles (by synthesizing the needed elements and chemicals himself) and Veidt credits him with causing a huge leap forward in myriad areas of science and technology. As a result, the technology of the alternative 1985 of the Watchmen universe is far more advanced. After the death of his father in 1969, he does not conceal his birth name and is referenced as "Jon" or "Dr. Osterman".

Doctor Manhattan was based on Charlton's Captain Atom, who in Moore's original proposal was surrounded by the shadow of nuclear threat. However, the writer found he could do more with Manhattan as a "kind of a quantum super-hero" than he ever could have with Captain Atom. Moore sought to delve into nuclear physics and quantum physics in constructing the character of Dr. Manhattan. The writer believed that a character living in a quantum universe would not perceive time with a linear perspective, which would influence the character's perception of human affairs. Moore also wanted to avoid creating an emotionless character like Spock from Star Trek, so he sought for Dr. Manhattan to retain "human habits" and to grow away from them and humanity in general. Gibbons had created the blue character Rogue Trooper, and explained he reused the blue skin motif for Doctor Manhattan as it resembles skin tonally, but has a different hue. Moore incorporated the color into the story, and Gibbons noted the rest of the comic's color scheme made Manhattan unique. The blue skin color is explained as being a result of Cherenkov radiation.[citation needed] Moore recalled that he was unsure if DC would allow the creators to depict the character as fully nude, which partially influenced how they portrayed the character. Gibbons wanted to tastefully depict Manhattan's nudity, selecting carefully when full frontal shots would occur and giving him "understated" genitals — like a classical sculpture — so the reader would not initially notice it.Dr. Manhattan's forehead is marked with the atomic structure of hydrogen, which he himself put on, declining a helmet with the atom symbol.

His powers include superhuman strength, telekinesis, teleportation, control over matter at a subatomic level, and near-total clairvoyance. He perceives the past, present and future as happening simultaneously, but states that he cannot act on that knowledge since his own actions and reactions to events (as is reality itself) are predetermined. His ability to see the future can be blocked by a surge of tachyons, such as that released when Ozymandias puts the final step of his plan into action.

In the Watchmen film, Doctor Manhattan is a CGI character modeled after Greg Plitt with voice, motion capture, and facial performance provided by Billy Crudup.

well, batas itu memang dibuat karena manusia memiliki banyak batasan, beberapa diantaranya adalah batasan kemampuan dan batasan life span (rentang waktu hidup / umur), contohnya ada orang yang mengatakan bahwa :

"sebenarnya sabar itu tidak ada batasnya, tetapi manusialah yang membuatnya tebatas"

saya setuju dengan kalimat diatas karena memang batas itu dibuat untuk tujuan - tujuan tertentu, andaikan manusia tidak mempunyai batas (GOD LIKE, immortal, maha segalanya) maka tidak akan ada permasalahan batas.


Tuesday, April 10, 2012

Kebiasaan Baik Yang Merugikan Tubuh

Mungkin anda sering mendengar beberapa kebiasaan buruk yang bisa merugikan tubuh anda. Tapi tahukah anda?? bahwa kebiasaan baik juga bisa merugikan tubuh anda. beberapa hal di bawah ini adalah penjelasannya.

Mandi pakai air panas
Dr Nick Lowe, konsultan ahli kulit di Cranley Clinic di London mengutarakan bahwa masyarakat modern saat ini sudah berlebihan dalam urusan membersihkan badan.

“Kebanyakan dari mereka mandi setiap hari dengan memilih menggunakan air panas dan dikombinasikan dengan produk pembersih yang kasar sehingga dapat mengurangi kelembapan kulit, kekeringan, pecah-pecah bahkan infeksi,” sahut Dr Nick.

“Sementara yang paling baik adalah menggunakan air dingin dan menggunakan sabun yang antibusa atau berbentuk krim yang mampu melembabkan kulit,” jelasnya.

Tidur 8 jam dalam 1 hari
Profesor Jim Horne dari Loughborough University’s Sleep Research Centre menjelaskan, pentingnya membagi-bagi jam tidur ketimbang tidur 8 jam penuh saat malam hari.

“Salah jika ada persepsi yang mengatakan terbangun di malam hari mengganggu kualitas tidur. Sebenarnya, tidur selama 8 jam penuh dapat membuat Anda merasa lebih lelah. Padahal dengan tidur siang selama 15 menit saja, sama efektifnya dengan tidur 1 jam di malam hari,” jelasnya.

“Triknya adalah tidur dua jam lebih awal di sore hari, bangun lalu makan malam dan berinteraksi dengan teman dan keluarga, dilanjutkan dengan tidur malam tiga sampai empat jam, bangun lagi untuk melakukan ibadah, lalu lanjutkan kembali tidur beberapa saat hingga subuh. Maka yang Anda dapatkan adalah 7 jam tidur dalam sehari,” papar Dr Nick.

Berkumur usai menggosok gigi
Dr Phil Stemmer, seorang ahli gigi di London mengemukakan untuk menahan keinginan Anda untuk berkumur usai menggosok gigi. Pasalnya, berkumur akan menghilangkan fluoride yang ditinggalkan pasta gigi, yang jika tidak berkumur dapat melindungi gigi beberapa jam lebih baik.

“Usai menggosok gigi, raya terbiasa tidak berkumur setidaknya setengah jam, dan saya tidak pernah membasahi sikat gigi terlebih dulu karena air dapat mengurangi khasiat pasta gigi. Ingat juga untuk tidak menggosok gigi langsung usai makan. Tunggulah hingga setengah jam baru menggosok gigi,” jelasnya.

Dr Phil menjelaskan lebih lanjut alasannya asam makanan dan gula secara sementara akan melemahkan enamel gigi, maka jika kita menggosok gigi saat itu, Anda sebenarnya sedang mengikis lapisan enamel sebelum gigi kembali mengeras.

“Sebenarnya, kebiasaan yang baik adalah menyikat gigi sebelum makan, lalu menyegarkan mulut kembali dengan berkumur dengan mouthwash tanpa alkohol sesudah makan,” tutupnya.

Menggunakan toilet duduk
Sebuah studi yang dilakukan oleh peneliti Israel yang dipublikasikan pada digestive diseases and Sciences mengatakan bahwa toilet jongkok lebih baik ketimbang toilet duduk, sebab dengan posisi normal seperti jongkok saat buang air kita akan lebih sedikit mengejan, dan mengurangi risiko penyakit yang menyerang usus besar.

Dr Charles Muray, konsultan pencernaan di Royal Free Hospital, London, mengatakan bagi Anda yang terbiasa menggunakan toilet duduk sebahknya meletakkan pijakan setinggi 6 inci di bawah kaki, yang menolong kita melakukan posisi seperti berjongkok.

Ternyata, bersih-bersih rumah dapat memperburuk kesehatan diri. Pendapat ini diungkapkan peneliti Amerika Serikat yang menganalisa 100 pekerja wanita dan pria yang memiliki tekanan lebih tinggi ketimbang mereka yang tidak bersih-bersih rumah.
Tekanan darah naik dikaitkan dengan kekhawatiran domestik seperti bagaimana menyelesaikan tanggung jawab memasak, bersih-bersih, dan belanja bulanan dengan cepat.

Tidak lupa juga penyakit asma yang terjadi saat responden menggunakan produk rumah tangga yang didiami kuman. Penelitian di Spanyol menemukan, mereka yang menggunakan cairan pembersih dan semprotan penyegar udara dalam 1 hari sepekan dapat menyebabkan asma 7 kali lebih banyak.

Bersantai habis makan
Mungkin wajar jika kita bersantai di sofa usai makan malam. Tapi ternyata, pencernaan pun ikut “santai” jika kita membiarkan kebiasaan ini terus menerus.

“Misalnya Anda makan sebelum tidur, maka tubuh akan lebih lambat mencerna makanan tadi,” sahut Claire MacEvilly, ahli gizi di Human Nutrition Research Laboratory di Cambridge University.


Monday, April 9, 2012

UAV BPPT Tidak Terdeteksi Radar

UAV BPPT Tidak Terdeteksi Radar

UAV Alap-Alap dalam sebuah pengujian
oleh BPPT (photo : BPPT)
Canggih, Pesawat Intai BPPT tak
Terdeteksi Radar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Teknologi pesawat intai tanpa awak alias unmanned aerial vehicle (UAV), buatan Badan Pengkajian dan Pengembangan Teknologi (BPPT) tidak bisa dideteksi radar pesawat. Kepala Program Pesawat Udara Nir Awak (PUNA) BPPT Joko Puwono, mengatakan prototipe pesawat terbang produksinya dijamin tidak terdeteksi radar musuh. Pasalnya seluruh bahan pesawat terbuat dari komposit murni tidak mengandung unsur metal. Meski begitu, pihaknya menyatakan pesawat intai Wulung, Gagak, Pelatuk, Alap-alap, hingga Slipi, tetap butuh pengembangan dan inovasi untuk menyiasati semakin canggihnya pendeteksian teknologi radar lawan. "Pesawat kami dijamin tidak terdeteksi radar, tapi kalau memuai sedikit karena panas mesin bisa jadi terdeteksi radar. Masih butuh pengembangan," beber Joko kepada Republika, Sabtu (4/2) . Karena pengembangan pesawat intai butuh modal, pihaknya menyarankan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) agar tidak perlu jauh-jauh membeli produk Israel Aerospace Industries (IAI). Selain bisa memperkuat industri pertahanan dalam negeri, lanjut Joko, anggaran pembelian pesawat dapat digunakan untuk inovasi dan pengembangan pesawat intai karya BPPT. Berdasarkan catatan Republika, harga pesawat intai IAI dengan teknologi terbaru rata-rata 6 juta dolar AS atau Rp 54 miliar.
Adapun PUNA BPPT hanya menghabiskan anggaran Rp 1,3 miliar per unit. Memang diakuinya produk Israel lebih canggih, namun kalau pesawat intai BPPT semakin sering diutak-atik maka butuh
beberapa tahun untuk mengejar ketertinggalan teknologi. Ini lantaran sumber daya manusia (SDM) BPPT hanya kurang mendapat kesempatan dan pembelajaran sebab Kemenhan maupun user lain tidak pernah mengajak pihaknya untuk mengembangkan pesawat intai terbaru. "Pesawat kami ada yang jenis patroli keamanan di lautan hingga untuk membuat hujan buatan, tinggal dimodernisasi saja," papar Joko.
(Republika )

Sunday, April 8, 2012

Rahasia Perusahaan Apple

Sebuah buku baru mengungkap beberapa rahasia di kantor Apple, vendor teknologi produsen iPhone, iPod sampai iPad. Buku berjudul 'Inside Apple: How America’s Most Admired — and Secretive — Company Really Works' ini ditulis oleh wartawan Fortune, Adam Lashinsky.

Buku tersebut membeberkan beberapa rahasia di kantor Apple yang tak banyak diketahui publik, terutama betapa ketatnya pengamanan di perusahaan tersebut. Berikuti sebagian di antaranya, dikutip detikINET dari Times of India:

1. Lingkungan kerja di Apple banyak menyimpan rahasia yang tidak diketahui karyawannya sendiri. Tingkat keamanan sangat ketat. Para karyawan tahu Apple sedang menggarap produk besar jika ada sistem keamanan baru seperti penambahan tembok, pengetatan sekuriti dan penutupan kaca di beberapa ruangan sehingga tidak bisa dilihat sama sekali.

2. Menurut Lashinsky, salah satu ruangan paling rahasia di Apple adalah tempat kerja Jonathan Ive, kepala desain produk produk Apple. "Hanya sedikit orang yang diizinkan memasuki bunker desain Ive," tulis Lashinsky.

3. Pegawai yang dilibatkan dalam pembuatan produk terbaru Apple harus menandatangani surat kesepakatan untuk tidak membocorkan rahasia. "Orang yang bekerja di proyek baru diminta menandatangani kesepakatan bahwa mereka bekerja di proyek super rahasia dan tidak boleh membicarakannya pada siapapun" tulis Lashinsky. Jika dilanggar, pegawai pasti dipecat atau bahkan dituntut.

4. Para calon pekerja Apple tidak tahu apa sebenarnya detail pekerjaan mereka sampai mereka diputuskan untuk diterima. Mereka hanya mendapat sedikit informasi, lagi-lagi untuk menjaga kerahasiaan produk Apple.

5. Pegawai yang terlibat dalam acara peluncuran produk baru Apple akan menerima buku panduan khusus tentang tahap-tahap menuju hari peluncuran. Jika buku panduan itu hilang dan jatuh ke tangan yang salah, ancamannya adalah pemecatan.

6. Pegawai Apple biasanya bekerja terpisah dan belum tahu pasti apa sebenarnya yang mereka kerjakan. "Pegawai Apple dan proyek mereka adalah bagian dari puzzle. Puzzle yang komplet hanya diketahui di level tertinggi organisasi ini,"

Saturday, April 7, 2012


Gurkha, bagi beberapa orang pecinta dunia kemiliteran nama tersebut pasti sudah tidak asing lagi ditelinga, ya gurkha mereka adalah suku gunung yang gemar berperang, termasuk memerangi tentara inggris  yang menjajah india, karena keberaniannya akhirnya gurkha direkrut oleh inggris dan negara - negara lain. Negara - negara yang mempunyai unit gurkha antara lain Inggris, India, Nepal, Singapura, Brunei, Hong Kong, Malaysia dan Amerika. Kalau saya pribadi lebih suka menyebut mereka dengan sebutan "tentara bayaran / mercenaries".

Gurkha (Suku yang Terlahir Untuk Berperang)

Gurkha sebenarnya bukanlah Special Force, namun mereka dikenal dengan reputasinya yang menakutkan. Ada 2 suku di Nepal yang dikenal masyarakat luas, yaitu Sherpa yang dikenal sebagai suku pendaki / pemandu di Himalaya, satu lagi Gurkha, yang gemar berperang.

Semasa zaman kolonial sewaktu terjadi Perang di Nepal, Inggris begitu terkesan atas kegigihan dari pasukan Gurkha kemudian merekrut mereka bekerja untuk East India Company di India dan British Army. Gurkha terkenal dengan kemampuan berperangnya yang alamiah, agresif di medan pertempuran, tidak takut mati, loyalitas yang tinggi, tahan dalam berbagai medan, fisik yang kuat dan pekerja keras. Sehingga Gurkha begitu disegani oleh kawan, ditakuti oleh lawan.

Semula mereka menjadi tentara bayaran (mercenaries) akhirnya masuk dalam jajaran British Army yang digaji layaknya tentara Inggris sendiri atau legiun asing pada umumnya. Mereka mempunyai unit sendiri dengan nama Brigade of Gurkha sebagai salah satu bagian dari jajaran top angkatan bersenjata Inggris.

Dibentuk sejak tahun 1815, Pasukan Gurkha telah terlibat dalam berbagai medan pertempuran bersama Inggris. Ketika berkecamuk PD I sebanyak 100.000 prajurit Gurkha masuk dalam Brigade of Gurkha. Mereka ikut bertempur di medan perang Perancis, Mesopotamia, Persia, Mesir, Gallipoli, Palestina dan Salonika. Mereka mendapatkan 2 penghargaan bergengsi Victoria Crosses.

Brigade of Gurkha dalam pelatihan

Pada PD II sebanyak 112.000 tentara Gurkha bersama Pasukan aliansi Commonwealth bahu membahu dalam perang di Suriah, Afrika Utara, Italia dan Yunani sampai Malaysia dan Singapura mereka mendapat 10 Victoria Crosses. Seiring dengan pengalaman tempurnya yang mengunung, Gurkha menjelma menjadi kekuatan yang mengerikan, bahkan melebihi pasukan elit sekalipun.

Semasa berkecamuk perang Malvinas (Falkland War, 1982), dalam suatu front pertempuran, Inggris mempropagandakan kepada pihak militer Argentina akan menyertakan 1 batalyon Gurkha-nya. Mendengar itu tentara Argentina lari tunggang langgang meninggalkan pos-pos mereka.

Sewaktu PD II di front pertempuran Tunisia (Afrika Utara), pasukan Gurkha yg sudah kehabisan amunisi lalu membuang senapan-senapan mereka, berlarian naik ke atas tank-tank Jerman di tengah-tengah hujan peluru dan menggorok tentara Jerman dengan senjata tradisional mereka, khukri.

Khukri, Senjata tradisional Gurkha

Khukri adalah sejenis pisau yang berbentuk unik sedikit melengkung mengarah ke depan. Di disain khusus sedemikian rupa, sehingga dapat menebas leher dengan sekali babatan bersih. Ada sedikit cerita mengenai khukri, sekali khukri dihunus dari sarangnya pantang tidak meminum darah. Itulah sebabnya tentara Gurkha ketika sehabis mengasah / membersihkan khukri selalu mengiris jari tangannya.

Saat ini bukan hanya Inggris yang merekrut Gurkha dalam jajaran pasukannya, Singapura, India, Malaysia, Brunei, Hongkong (sebelum penyerahan ke RRC) tercatat memakai Gurkha dalam kesatuan angkatan bersenjata mereka. Bahkan di Brunei, Gurkha dipakai sebagai Special Force Penjaga Sultan Brunei.

Tapi dibalik cerita hebat yang disandang oleh pasukan ini, ternyata Gurkha juga memiliki sedikit cerita yg memalukan tentang dirinya dan kejadian ini rupanya terjadi di Surabaya, Indonesia. Pada saat mendarat pertama kali di Surabaya, ada kesepakatan antara Brigjen Mallaby dengan para pemimpin arek-arek Suroboyo bahwa pasukan Inggris hanya diijinkan paling jauh 800 meter dari pelabuhan dalam upaya mereka mengurus tawanan perang Jepang. Namun ternyata kesepakatan ini dilanggar oleh Mallaby. Mungkin Mallaby menganggap remeh pemerintahan Indonesia di Surabaya. Maka tidak dapat dihindari lagi, terjadi gesekan-gesekan dilapangan antara para pejuang Indonesia dengan pasukan Inggris. 

Pasukan Inggris, terutama Gurkha dan Pasukan India yang non-muslim (karena ada juga pasukan India Muslim yang kelak menjadi Pakistan dan sering membantu arek-arek Suroboyo dengan memberi senjata dan amunisi), seringkali bertindak kurang ajar dan kejam terhadap arek-arek Suroboyo. Sering sekali mereka melakukan sweeping dan kemudian merampas senjata-senjata yang dibawa oleh arek-arek Suroboyo saat bertemu dijalan. Bahkan jika ada arek Suroboyo yang menolak menyerahkan senjatanya, pasukan Inggris main tembak saja.

Akibatnya, kemarahan para pejuang kian tinggi sehingga diputuskan untuk menyerang pos-pos pasukan Inggris, terutama yang berada di area di luar jarak 800 meter sesuai kesepakatan (sungguh fair play arek-arek Suroboyo itu, meski dibuat marah, mereka masih menghormati kesepakatan yang dibuat oleh para pemimpinnya). Arek-arek Suroboyo yang marah menyerang seluruh pos pasukan Inggris, termasuk Gurkha. Arek-arek Suroboyo nampaknya punya perhitungan tersendiri terhadap pasukan Gurkha ini. Mereka inilah yang paling kurang ajar dan paling kejam diantara pasukan Inggris. Sebagian arek-arek Surabaya tahu reputasi dan pengalaman tempur Gurkha, tapi tidak ada rasa takut atau segan sedikitpun untuk bertempur melawan pasukan Gurkha. Clurit orang Madura tidak kalah mematikan dengan pisau kukri Gurkha. 

Sejarah kemudian mencatat, pos-pos pasukan Inggris itu dibuat morat-marit. Pertahanan mereka jebol dimana-mana akibat gelombang serangan arek-arek Suroboyo yang bertempur dengan ganas. Pasukan Inggris yang masih selamat lari terbirit-birit kembali ke induk pasukan untuk menyelamatkan diri. Bahkan dengan meninggalkan jenasah teman-teman mereka. Naas bagi jenasah pasukan Gurkha yang tidak sempat dievakuasi. Sebagian arek-arek Suroboyo, mungkin karena situasi yang panas dan dendam yang membara, membuang sebagian jenasah pasukan Gurkha itu ke Kali Mas. Belum cukup disitu, sebagian arek-arek Suroboyo itu kemudian menjadikan jenasah yang terapung di kali itu sebagai titis-titisan (sasaran untuk latihan menembak).

Apa boleh buat, itulah peperangan yang akan selalu ada sisi-sisi kekejaman. Pasukan Gurkha telah menuai buah pahit dari bibit kekejaman dan permusuhan yang mereka tebar di Surabaya. Gurkha boleh saja membanggakan reputasi tempur mereka saat melawan Jepang dan Jerman Nazi, tapi saat melawan arek-arek Suroboyo yang mereka ejek dengan sebutan “mob” atau milisi kelas Tiga, hanya tinta kelam memalukan yang lereka torehkan.
Brigade of Gurkha
Gurkha sebenarnya bukanlah Special Force (kaya SAS atau KOPASSUS), hanya saja saya tertarik mengangkatnya mengingat reputasinya yang menakutkan.
Ada 2 suku di Nepal yang dikenal masyarakat luas : pertama, Sherpa yang dikenal sebagai suku pendaki/pemandu di Himalaya, satu lagi Gurkha, yang gemar berperang.
Semasa zaman kolonial sewaktu terjadi Perang di Nepal, Inggris begitu terkesan atas kegigihan dari pasukan Gurkha kemudian merekrut mereka bekerja untuk East India Company di India dan British Army.
Gurkha terkenal dengan kemampuan berperangnya yang alamiah, agresif di medan pertempuran, tidak takut mati, loyalitas yang tinggi, tahan dalam berbagai medan, fisik yang kuat dan pekerja keras. Sehingga Gurkha begitu disegani oleh kawan, ditakuti oleh lawan.
Semula mereka menjadi tentara bayaran (mercenaries) akhirnya masuk dalam jajaran British Army yang digaji layaknya tentara Inggris sendiri atau legiun asing pada umumnya. Mereka mempunyai unit sendiri dengan nama Brigade of Gurkha sebagai salah satu bagian dari jajaran top AB Inggris.
Dibentuk sejak tahun 1815, Pasukan Gurkha telah terlibat dalam berbagai medan pertempuran bersama Inggris.
Ketika berkecamuk PD I sebanyak 100.000 prajurit Gurkha masuk dalam Brigade Gurkha. Mereka ikut bertempur di medan perang Perancis, Mesopotamia, Persia, Mesir, Gallipoli, Palestina dan Salonika. Mereka mendapatkan 2 penghargaan bergengsi Victoria Crosses.
Pada PD II sebanyak 112.000 tentara Gurkha bersama Pasukan aliansi Commonwealth bahu membahu dalam perang di Suriah, Afrika Utara, Italia dan Yunani sampai Malaysia dan Singapura mereka mendapat 10 Victoria Crosses.
Seiring dengan pengalaman tempurnya yang mengunung, Gurkha menjelma menjadi kekuatan yang mengerikan, bahkan melebihi pasukan elit sekalipun. Paling tidak oleh tentara Argentina.
Semasa berkecamuk perang Malvinas (Falkland War, 1982), dalam suatu front pertempuran, Inggris mempropagandakan kepada pihak militer Argentina akan menyertakan 1 batalyon Gurkha-nya. Mendengar itu tentara Argentina lari tunggang langgang meninggalkan pos2 mereka.
Sewaktu PD II di front pertempuran Tunisia (Afrika Utara), pasukan Gurkha sudah kehabisan amunisi mereka membuang senapan2, berlarian naik ke atas tank2 Jerman di tengah2 hujan peluru dan menggorok tentara Jerman dengan senjata tradisional mereka, khukri.
Khukri adalah sejenis pisau yang berbentuk unik sedikit melengkung mengarah ke depan. Didisain khusus sedemikian rupa, sehingga dapat menebas leher dengan sekali babatan bersih.
Ada sedikit cerita mengenai khukri, sekali khukri dihunus dari sarangnya pantang tidak meminum darah. Itulah sebabnya tentara Gurkha ketika sehabis mengasah/membersihkan khukri selalu mengiris jari tangannya.

Mana yang lebih ditakuti? Tentara Norwegia yang tinggi besar ini atau Gurkha yang kecil mungil?

Saat ini bukan hanya Inggris yang merekrut Gurkha dalam jajaran pasukannya, Singapura, India, Malaysia, Brunei, Hongkong (sebelum penyerahan ke RRC) tercatat memakai Furkha dalam kesatuan AB mereka.
Bahkan di Brunei, Gurkha dipakai sebagai Special Force Penjaga Sultan Brunei.
brigade of gurkha dalam pelatihan..
Wah pada gak tau sejarah nigh dulu jaman NICA menduduki indonesia pasukkan ini juga pernah diturunin gan but katanya mereka perangnya setengah hath ama Indonesia dikarenakan persamaan keyakinan,n klo gak salah waktu ganyang malaysia pasukkan ini juga di turunkan inggris untuk bantu malayshit n hasilnya banyak marinir kita yg mati
kalo kesaman keyakinan gak deh gan kalo orang Gurkha itu hindu , yang ogak berperang dengan TKR itu pasukan india muslim mereka ogah perang dengan indonesia karna faktor keyakinan
ini ada sedikit kisa perlawanan tentara Kita melawan Pasukan Gurkha dari forum sebelah :
28 oktober jam 14.15 sepasukan tentara Gurkha sebanyak kira-kira 35 orang dibawah pimpinan seorang mayor bangsa Inggris dengan tidak terduga-duga sama sekali menduduki studio RRI di Simpang. Yang selama ini memutar lagu kebangsaan Indonesia Raya pada pembukaan dan penutupan siaran. Oleh kepala pasukan yang menduduki RRI, kepala dinas Sutoyo ditanyai alamat pimpinan umum. Sutoyo menelepon Sulaiman dan melaporkan keadaan studio. Pada waktu itu instruksi Sulaiman (pemimpin umum) hanyalah supaya semua pegawai bersikap tenang saja dan mempersilahkan opsir Iggris itu datang ke rumah Sukirman yang letaknya di samping belakang gedung studio.
Mendapat jawaban itu dengan segera rumah Sukirman dikepung oleh tentara Gurkha sambil mengadakan stelling siap tempur. Sukirman diajak ke studio dan semua pegawai yang sedang dinas disuruh pulang, sedang Sukirman diwajibkan tinggal. Semua kunci studio dipegang oleh opsir tersebut. Meskipun studio Simpang telah diduduki siaran RRI tiada terhenti. Pendudukan gedung RRI ini segera tercium oleh pemuda pejuang yang berada di sekitarnya. Pendudukan gedung RRI Simpang ini sungguh mengundang permusuhan. Tetapi mungkin karena sikap kekurangajaran pasukan Inggris selama ini, mereka tidak merasa bahwa menduduki gedung itu memancing bentrokan senjata dengan para pejuang Indonesia. Pasukan Gurkha yang berada di gedung RRI melakukan penembakan terhadap orang-orang yang lalu lintas di depan gedung. Perbuatan ini lebih mengundang bentrokan. karena rakyat yang mengepung gedung ini tidak memiliki senjata api yang ampuh, maka mereka segera menghubungi markas PRI, Markas Polisi Istimewa dan lain-lain. Rakyat minta bantuan pasukan bersenjata.
Pengepungan Gedung radio Surabaya di Simpang meletus jadi bentrokan bersenjata. Sayang, rakyat menyerang hanya mengandalkan semangat dan keberanian saja. sehingga banyak jatuh korban dipihak rakyat Surabaya. Seorang Opsir yang merasa ketika tembak menembak (jam 18.00 Minggu, 28 Oktober 1945) pihaknya akan menang. Opsir Inggris itu keluar dari gedung mengendarai jip akan kembali ke markasnya. Ia memang berhasil meloloskan diri dari kepungan rakyat yang tidak lengkap persenjataannya, tetapi sampai Markas Pemuda Republik Indonesia di Simpang Club, dicegat oleh para pemuda yang bersiap-siap disitu. Jipnya di rampas dan opsir itu tewas terbunuh.
Pertempuran berlanjut sampai jauh malam, serta sampai satu hari berikutnyaRenin pagi 29 Oktober 1945, tembak menembak di gedung Radio Surabaya mulai ramai lagi. Polisi Istimewa mengirimkan sebuah kendaraan panser dari markasnya di Coen Boulevard, lengkap dengan senjata dan tiga orang penumpangnya,yaitu Luwito, Wagimin, dan Sutrisno. Melihat banyaknya korban yang bergelimpangan dan tak ada yang berani menolong atau memindahkan ke pinggir jalan, panser datang dari arah barat dengan hati-hati. Panser Polisi Istimewa itu melewati gedung tadi sambil melihat keadaan dan tidak luput dari brondongan tembakan dari atas. Panser berputar ke sebelah kiri dan dari depan gedung, dan laras senapan mesin watermantel 7,7 diarahkan ke jendela tempat orang-orang Gurkha mengintai dan menembak.
Rentetan tembakan dilepaskan ke jendela beberapa kali, ternyata mereka tetap mengadakan pembalasan. Rupanya mereka dapat menghindari tembakan dari panser, Luwito turun dari panser, minta kepada para pemuda yang stelling di muka gedung menyingkir ke samping gedung. Dinding kaca dimuka ruang tamu dihancurkan dengan tembakan senapan mesin. Panser yang dikemudikan Wagimin merapat dibawah gedung untuk menghindari lemparan granat musuh. Sutrisno mengawasi gedung sambil melindungi teman-temannya. Mereka berkumpul ke tempat semula, lalu kembali mendekati gedung dengan dua jerigen bensin cadangan yang tersedia didalam panser. Jerigen dibuka tutupnya dan dilemparkan ke lantai, sehinggga lantai gedung basah oleh bensin. Wagiman menjalankan pansernya seperti tadi, tapi agak cepat. Pada kesempatan itu sebuah granat yang telah dicabut pennya dilemparkan ke lantai yang basah oleh bensin. Granat meledak, dan api pun menyala, gedung terbakar hebat.
Setelah terjadi kebakaran beberapa saat, maka keluarlah tdntara Gurkha kira-kira 10 orang dari kepulan asap. Dalam keadaan muka setengah hangus menyandang senjatanya sambil angkat kedua tangannya ke atas tanda mereka menyerah. Mereka langsung disambut oleh pasukan rakyat dimuka gedung dengan amukan tanpa belas kasih. Di bantai dengan senjata seadanya hingga tewas semuanya. Rupanya rakyat melakukan balas dendam karena kawan-kawan seperjuangannya banyak yang gugur akibat tembakan pasukan Gurkha dari atas gedung itu. Semua pasukan Gurkha yang menduduki Gedung Radio Surabaya tewas terbakar atau diamuk oleh rakyat. Hanya dengan perlindungan Tuhan Yang Maha Esa, Sukirman yang bertahan digedung itu dapat meloloskan diri dan selamat.

  • Januari 1/7′n Gurkha menewaskan 23 orang sukarelawan yang mendarat di Timur Sabah, sepucuk sten dan 2 AR-15 bernasil dirampas.
  • Februari 1/2″ Gurkha Rifles dan 42 Commando mencegat penyusupan 30 sukarelawan di wilayah Bau, yang lari kembali ke perbatasan setelah kontak tembak singkat.
  • Maret 2 prajurit Gurkha dari 2/10′h Gurkha Rifles, Cpl. Birbahadur Rai dan Lcpl. Kindraman Rai gugur saat mendekati posisi pasukanYonif Linud 328 Raider. Operasi pengejaran dilakukan Mayor Mayman, komandan Kompi A, 2/10th Gurkha Rifles dengan didukung bantuan baterai howitzer dan dua ranpur Saladin milik Queen’s Royal Irish Hussars.
  • April — Operasi Sabretooth, 2/10′h GR mengejar sepeleton pasukan Indonesia yang melintasi perbatasan pada akhir Maret, dari 36 infiltran, 27 berhasil ditangkap.
  • September — Penerjunan 151 PGT dan 41 sukarelawan komunis ke wilayah Labis yang berujung bencana di pihak Indnnesia. T-1307 yang diterbangkan Mayor Djalaluddin Tantu jatuh dan hilang di Selat Malaka, dan satu pesawat lainnya kembali karena kerusakan mesin. Dan dua pesawat yang berhasil melaksanakan penerjunan, pesawat pertama tiba di DZ yang salah sehingga seluruh peralatan malah ditemukan Polisi Malaysia. Kesuksesan infiltrasi PGT ini mendorong diadakannya operasi pencarian skala besar yang dipercayakan pada 1/10th Gurkha dan 1st Batt. RNZ Regt. Dalam operasi selama satu bulan, hanya 7 PGT yang bisa ditawan, 44 lainnya ditewaskan dalam kontak tembak. 1/10th kehilangan Lance Corporal Tekbahadur Rai yang gugur dalam kontak tembak tangga113 September
Tentara Gurkha vs KOPASSUS
Share aja nih, sorry klo repost

Bro gw liat pada hari minggu 7 Juni 2009 Jam 11 Malam, di BBC (TV KABEL) ada acara Militer yang menceritakan tentang Tentara Gurkha Inggris yang konon katanya salah satu tentara terbaik di dunia sampai-sampai Buckingham Palace di jaga olehnya.

Yang gw kagumi dari acara tersebut adalah, ternyata tentara gurkha itu punya saingan yaitu KOPASSUS dari Indonesia, ini adalah pernyataan salah satu komandan satuan tersebut yang bernama Letnan Phillips. Dia menceritakan bahwa antara KOPASSUS dan Gurkha merupakan satuan anti teror yang sangat di rahasiakan keberadaannya, dan bahkan aspek komunikasi antara satuan sangat rahasia sekali.

Letnan Phillips mengatakan saat Inggris pernah menjajal kekuatan Pasukan Khususnya di Kalimantan dekat perbatasan Malaysia & Indonesia, ternyata KOPASSUS lebih sigap & lebih licik dari yang mereka duga, saat itu beberapa Pasukan Gurkha Inggris mati dengan taktik perang Hutannya. Dan saat duel satu lawan satu Tentara Gurkha mati dengan di tikam di bagian lambung sebelah kanan dan dengan leher kanan belakang di tusuk jarum pentul yang di bawa oleh Kopassus tersebut.

Semenjak saat itu Athan Inggris menganggap misi tersebut harus segera di stop, karena bisa membuat tentara kwalahan akibat perang hutan yang mencapai hampir 2 bulan tersebut. 
Gurkha pernah di terjunkan Inggris pada pertempuran 10 November di Surabaya. namun mereka gagal menembus pertahanan para pejuang2 kemerdekaan indonesia yang bertempur gerilya saat itu.

Bahkan, tentara gurkha, terpecah menjadi 2 bagian, mereka yang beragama muslim (awal tentara pakistan) malah membantu cadangan persenjataan tentara indonesia, sedangkan yang non muslim (hindhu) mereka mendapat perlawanan sengit dari pejuang kita.  
1. Long Jawai, Sept-Okt 1963
150 sukarelawan Indonesia menyusup ke Long Jawai untuk menyerang suatu pos yg dijaga oleh 6 gurkha, 3 polisi dan 21 border scout (orang malay), hasilnya 7 orang border scout tewas dan sukarelawan sanggup menyusup sampai sejauh 50 mil kedalam wilayah serawak.

Photo Scout Border Malaysia

2. Plamen Mapu, April 1965
RPKAD menyerang pertahanan Inggris di Plamen Mapu yang dijaga oleh kompi B HQ 2nd Batt The Parachute Regiment..Korban di fihak Inggris 2 tewas dan 7 luka berat, menurut pengakuan mereka membunuh 30 anggota RPKAD yg tewas tapi mereka tidak menemukan satu mayatpun. Dari catatan RPKAD hanya 1 anggota yg gugur.

pertahanan inggris di plamen mapu

Anggota Batalion Linud TNI ditangkap Gurkha
Kalau lawan Inggris sih tentu dalam masa Konfrontasi .. jaman DWIKORA tahn 1962-1965. Terutama di Sabah-Serawak ..istilah lamanya..ya.. "Kalimantan-Utara"
Waktu itu yang terjadi RPKAD (nama lama Kopassus) lawan SAS.. ada di buku sejarah SAS.. sdh itu coba liat di tugunya SAS di Inggris.Dipahat disitu sewaktu "Operasi Claret".
Jaman itu SAS yang mati 4 orang.. 1 Pa , 3 BA/TA.

Kalo yang lawan Gurkha umumnya ya tentara reguler istilahnya "Sukarelawan".. trus Gurkha bukan tentara rahasia...  

 Pasukan Gurkha sangat sering dirancukan sama Pasukan India...termasuk oleh pejuang kita di Perang Surabaya (semua pasukan India disebut dengan julukan Gurkha).

Sebenernya cuma 1 batalyon Gurkha yang digelar Inggris di Perang Surabaya '45...3/9th Gurkha Rifles (123rd Indian Infantry Brigade - 5th Indian Division). Sebenernya di 5th Indian Div masih ada 1 batalyon Gurkha lagi (3/4th Gurkha Rifles) di Brigade 161...tapi brigade ini tidak digelar di Surabaya dan ditugaskan di Malaysia.

Pasukan India Muslim yang membantu pejuang RI (bahkan konon ada yang bergabung dengan RI, meskipun di battle report resmi Inggris nggak pernah diakui) bukan dari Batalyon Gurkha - 3/9th Gurkha Rifles...mereka dari batalyon2 India.

Gurkha tidak pernah diorganisasikan menjadi Divisi khusus Gurkha di British/Indian Army...batalyon2 Gurkha disebar di berbagai Divisi2 India di bawah Inggris. Di Satu Divisi India (=3 Brigade) biasanya diselipkan 1-2 Batalyon Gurkha. 1 Batalyon Inggris (Bule) juga di-attach di Indian Division.

Contohnya OOB 5 Indian Division yang bertempur di Surabaya:

9th Indian Infantry Brigade
2nd West Yorkshire Regiment*
3/2nd Punjab Regiment
(1st Burma Regiment – In Sumatra –Not at Surabaya)

123rd Indian Infantry Brigade
2/1st Punjab Regiment
1/17th Dogra Regiment
3/9th Gurkha Rifles*

161st Indian Infantry Brigade (In Malaya Until 11/24/06)
1/1st Punjab Regiment
4/7th Rajput Regiment
3/4th Gurkha Rifles*

Divisional Infantry (Participation/Location Unknown)
17th Dogra Machine Gun Battalion
1/3rd Madras Regiment (HQ Defense Battalion)
3/9th Jat Regiment (Divisional Reconnaissance Battalion)

Divisional Artillery (Participation/Location Unknown)
4th Indian Field Regiment
5th Indian Field Regiment
24th Indian Mountain Regiment
5th (Mahratta) Anti-Tank Regiment

* Batalyon Gurkha
* Batalyon Inggris
Lainnya kesatuan/batalyon India

Ahh yesss I remember reading this awhile back. During one of the engagement in Borneo confrontation, the gurkhas in the one of the village yang mereka control almost got completely wiped out.

dalam buku Kopassus, Ken Conboy dikisahkan satu regu Gurkha malah dihantam meriam sendiri karena miskom dengan pasukan di luar desa, gara2nya mereka ketemu Kopassus. Kopassus mati satu Gurkha satu regu lumat gak tersisa, yg tersisan cuman sepatu botnya aja

Dan, Gurkha itu diambil dari nama suku di pegunungan Himalaya, kalo nama senjata khasnya yg lu maksud itu Khukri.

Gurkha ga pernah diterjunkan di Surabaya, yg di Surabaya itu salah satu Divisi Inggris yg punya julukan Indian Army karena tentaranya berasal dari beberapa agama di India, yaitu Hindu, Islam dan Sikh.

kalo orang Surabaya bilang Gurkha di Perang 10 November, itu karena mereka ga ngerti saja & yg mereka kira orang Gurkha itu sebenarnya orang Sikh (secara gw jg Arek Suroboyo Cak). Cuma nama Gurkha zaman itu sudah terkenal sbg jagoan perang yg tergabung dalam tentara Inggris. Jadi ketika Inggris datang ke Surabaya, dikira yg datang itu tentara Gurkha padahal bukan.

Gurkha pertama kali beraksi di Indonesia ya pas Konfrontasi Ganyang Malaysia itu.

Memang bener arek2 Suroboyo salah kaprah menyebut semua Tentara India dengan sebutan Gurkha. Tapi pasukan Gurkha memang digelar di Pertempuran Surabaya 1945...tapi memang cuma 1 Batalyon doang...yaitu 3/9th Gurkha Rifles. Mereka tergabung di 5th Indian Division...elemen dari 123rd Indian Infantry Brigade. Sebenernya di Divisi India ke-5 ada satu lagi batalyon Gurkha (3/4th Gurkha Rifles) di 161st Indian Infantry Brigade...tapi menurut data pihak Inggris Brigade 161 ini tidak ikut digelar di Surabaya.

Tambahan OOB lengkap pasukan Inggris/India yang digelar di Pertempuran Surabaya:

5th Indian Infantry Division

9th Indian Infantry Brigade
2nd West Yorkshire Regiment
3/2nd Punjab Regiment
(1st Burma Regiment – In Sumatra –Not at Surabaya)

123rd Indian Infantry Brigade
2/1st Punjab Regiment
1/17th Dogra Regiment
3/9th Gurkha Rifles

161st Indian Infantry Brigade (In Malaya Until 11/24/06)
1/1st Punjab Regiment
4/7th Rajput Regiment
3/4th Gurkha Rifles

Divisional Infantry (Participation/Location Unknown)
17th Dogra Machine Gun Battalion
1/3rd Madras Regiment (HQ Defense Battalion)
3/9th Jat Regiment (Divisional Reconnaissance Battalion)

Divisional Artillery (Participation/Location Unknown)
4th Indian Field Regiment
5th Indian Field Regiment
24th Indian Mountain Regiment
5th (Mahratta) Anti-Tank Regiment

Other Units At Surabaya

B Squadron, 11th (P.A.V.O.)Cavalry (Stuart Light Tanks)

49th Indian Infantry Brigade
4/5th Mahratta Light Infantry (Participation in question)
6/5th Mahratta Light Infantry
5/6th Rajputana Rifles
3rd Indian Field Regiment (Provided Fire Support During
71st Indian Field Company I.E.

Ya itu Dan, seperti gw bilang, saking terkenalnya pasukan Gurkha, orang Surabaya menganggap semua tentara Inggris yg dari India dibilang Gurkha. Gw inget guru sejarah gw waktu di SMA di Surabaya dulu, juga bilang gitu, dia nunjukin foto tentara yg dia maksud sbg tentara Gurkha, padahal itu tentara India dari Sikh karena pake turban.

Sebenernya juga bukan pasukan Sikh , Gan...

Pasukan India yang digelar Inggris di Surabaya terdiri dari berbagai 'suku' yang dalam organisasi militer dijadikan 1 resimen yang terdiri dari beberapa batalyon. Sesuai OOB yang sudah saya post di atas...di Surabaya digelar pasukan dari 5th Indian Division yang diperkuat oleh Resimen² Punjab, Rajput, Dogra, Madras dan Jat.

Sementara Brigade-nya Mallaby (49th Indian Infantry Brigade, 23rd Indian Division) yang hampir hancur dikepung arek² Suroboyo dalam pertempuran 28-30 Oktober terdiri dari Resimen² Mahratta dan Rajputana.

Kebetulan pasukan Divisi 5 dan 1 Brigade dari Divisi 23 yang digelar di Surabaya nggak diperkuat Resimen Sikh.

Beritanya kurang lengkap.. mungkin yang di maksud TS adalah Sumpit (Senjata Khas Dayak). Sumpit memang Ujungnya ada yang di kasih racun untuk membunuh buruan.. kalo yang ahli banget, bisa mengenai sasaran 100 Meter. trus kejadiannya kalo ga salah di Long Bawan, Nunukan Kaltim, sampai sekarangpun masih banyak Goa bekas Tentara Gurkha.. sayang perjalanan ke sana mahal..

Friday, April 6, 2012

10 Top Score Binatang Pemangsa Manusia

Sebagian besar hewan predator dapat, dan akan, melihat manusia sebagai mangsa yang sesuai, di dalam situasi yang tepat, namun, 'pemakan manusia' sejati, ialah, hewan individu yang lebih memilih daging manusia daripada daging lain, itu sangat jarang terjadi. Daftar dibawah ini adalah pilihan dari beberapa kasus terburuk dari pemakan manusia yang tercatat dalam sejarah

1. Gustave
Semua pemakan manusia terhebat telah tiada; kecuali satu. Di Afrika, hidup seekor pemakan manusia pada zaman kita sekarang, buaya Nil jantan berukuran enam meter dan berat sekitar satu ton. Dia adalah buaya Nil terbesar yg pernah hidup, serta individu predator terbesar di seluruh benua Afrika, dan menurut penduduk asli dan Patrice Faye (seorang naturalis Perancis yang telah bertahun-tahun mencoba menangkap pemakan manusia ini), dia telah membunuh lebih dari 300 orang sampai sekarang! Meski masih hidup dan aktif, buaya ( yg dijuluki "Gustave" oleh Faye) telah menjadi legenda. (Bahkan ada sebuah film yg terinspirasi oleh cerita buaya tsb.

Penduduk pribumi mengatakan dia membunuh manusia atas dasar kesenangan, bukan hanya untuk makanan, dia membunuh beberapa orang dalam setiap serangan, dan kemudian menghilang selama berbulan-bulan, atau bahkan bertahun-tahun, dan muncul lagi ditempat lain hanya untuk membunuh. Tidak ada yang bisa memprediksi kapan atau di mana ia akan muncul berikutnya. Ia juga dikatakan memiliki nafsu makan yang mengerikan, dan rumor mengatakan bahwa ia membunuh dan melahap sebuah kuda nil jantan dewasa (binatang yang sangat berbahaya dan kuat yang paling menghindari buaya). Tubuh sang buaya membawa bekas luka yang tak terhitung jumlahnya. Diantaranya luka yg dibuat oleh pisau, tombak dan bahkan senjata api. Sebuah bintik hitam di bagian atas kepalanya adalah satu-satunya bekas luka peluru yg tersisa dan seharusnya peluru tsb dapat mengakhiri 'pemerintahannya'. Tapi semua pemburu (dan bahkan, sekali, sekelompok prajurit bersenjata) telah gagal untuk membunuhnya.

Faye sendiri berusaha untuk menangkap Gustave dengan membangun perangkap besar di air, tapi, meskipun buaya itu muncul, dia tidak pernah mendekati perangkap yg dibuat Faye. Dia hanya berenang di sekitarnya, 'seolah-olah mengejek calon penculiknya'. Dilaporkan berumur lebih dari 60 tahun, Gustave mungkin terlalu berpengalaman dan pintar untuk ditipu, sehingga nampaknya Gustave akan melanjutkan 'pemburuannya' dan mungkin, akan menjadi pemakan orang yang paling produktif sepanjang sejarah. Tidak seperti cara pada zaman harimau betina Champawat; Patrice Faye tidak lagi ingin membunuh Gustave. Dia ingin melindungi dia dari pembalasan manusia; dengan menangkap Gustave hidup-hidup dan menjaga dia didalam kandang yang aman, Faye berharap dapat menyelamatkan nyawa manusia serta pemakan manusia itu sendiri, dan mungkin menggunakannya sebagai bibit untuk membantu pelestarian buaya Nil. Sebuah pagar lampiran (enclosure) telah dibangun di Taman Nasional Ruzizi Burundi, menunggu moment penangkapan pemakan manusia terbesar di zaman kita.
2. The Champawat Tigress
Champawat Tigress
Selama abad XIX akhir, di antara kawasan Nepal ke Himalaya pernah diteror oleh pemakan-manusia paling terkenal dan produktif dari semua yang pernah ada. Pria, wanita dan anak-anak, mereka disergap di hutan olehnya. Serangan itu begitu sering dan begitu mematikan sehingga lagi-lagi orang menganggap binatang itu sebagai setan, dan bahkan hukuman dari para dewa. Pelakunya adalah harimau Bengal yang telah ditembak oleh pemburu. Dia berhasil melarikan diri, tetapi peluru telah menanggalkan dua taring nya. Kesakitan yang konstan, dan tidak dapat berburu mangsa yang biasa, harimau betina itu menjadi pembenci cucu adam, pemakan manusia. jumlah korban dari harimau betina ini mencapai 200. Para pemburu dikirim untuk membunuh binatang ini, tapi dia terlalu licik dan jarang terlihat oleh mereka. Akhirnya, pemerintah Nepal memutuskan untuk menyelesaikan problema yg cukup besar itu dan mengirim Tentara Nasional untuk membunuh sang kucing pembunuh. Selain kasus binatang Gevauden(daftar 5), ini mungkin satu-satunya dalam sejarah ketika tentara dianggap perlu untuk berurusan dengan binatang pemakan manusia. Tapi mereka gagal menangkap si harimau betina. Dia, bagaimanapun, terpaksa meninggalkan wilayah dan ia menyeberangi perbatasan India, ke daerah Champawat dimana ia melanjutkan "pemburuan manusia nya. Dilaporkan bahwa setiap sehabis memakan manusia, dia akan menjadi lebih berani dan lebih menakutkan, dan akhirnya, ia mulai menyerang di siang hari dan berkeliaran di sekitar desa. Penduduk tidak akan berani meninggalkan pondok mereka untuk bekerja, karena mereka bisa mendengar suara auman sang pembunuh di hutan yg menunggu mereka. Tetapi pemakan manusia ini bernasib sama, pada akhirnya, satu orang memutuskan untuk mengakhiri pemerintahan sang harimau betina. Orang ini bernama Jim Corbett, yang (ironisnya) akan menjadi salah satu pencetus pertama program pelestarian harimau.

Kemudian Corbett menceritakan tentang bagaimana dia menemukan harimau betina dengan hanya mengikuti jejak darah dan kaki dari korban terbarunya, seorang gadis remaja. Corbett adalah seorang yg pemberani, tetapi ia merasa ngeri melihat pemandangan mengerikan tsb,
Corbett menembak harimau betina di tahun 1911. Orang-orang setempat sangat lega, bersyukur dan mereka menganggap Corbett sebagai seseorang yg suci. Pada saat itu, tercatat harimau betina ini telah membunuh 436 orang, dan mungkin bisa lebih banyak lagi karena banyak korban yang hilang. Dia merupakan individu pemakan manusia yang paling produktif dalam Sejarah. Bukan hanya itu, dia tercatat sebagai makhluk pembunuh terbanyak dan menyaingi pembunuh versi manusia . Hanya satu pembunuh versi manusia yg dikatakan menyaingi harimau betina Champawat, seorang Hongaria terkenal bernama Countess Bathory Erzebet yang dikenal sebagai 'Tigress dari Csejte'
3. The Panar Leopard
Panar Leopard
Macan tutul adalah 'kucing besar' yang terkecil, tapi itu bukan berarti mereka kurang mematikan daripada 'kucing' yang lebih besar.Soal fakta, macan tutul mungkin merupakan predator tertua; bekas gigitan macan tutul telah ditemukan dalam fosil tulang hominid , menunjukkan bahwa kucing ini sudah memakan nenek moyang kita yg hidup pada lebih dari tiga juta tahun yang lalu. Tapi walaupun ada macan tutul dewasa yg mungkin akan melihat manusia sebagai mangsa yang cocok dalam situasi yang tepat, hanya beberapa dari mereka menjadi 'pemakan manusia' sebenarnya, dan lebih memilih daging manusia atas makanan lainnya. Macan tutul pemakan manusia paling mematikan sepanjang masa adalah macan tutul Panar. Macan tutul jantan ini tinggal di daerah Kumaon India pada abad XX awal. Ia merupakan macan yg paling aktif di provinsi Panar, di mana dia membunuh lebih dari 400 orang, menjadi pemakan manusia kedua paling produktif dalam sejarah (setelah The Champawat Tigress lihat daftar 2).

Tampaknya macan tutul ini telah tersaingi oleh pemburu, dan tidak dapat berburu binatang liar, sehingga berpaling kepada manusia sebagai mangsanya untuk bertahan hidup. Ia akhirnya dibunuh oleh pemburu dan aktivis lingkungan hidup yg terkenal, Jim Corbett, pada tahun 1910. Walaupun macan tutul Panar adalah yang paling terkenal , ada pemakan manusia lain yang juga ditakuti. Pemakan manusia-Kahani, tercatat, menewaskan lebih dari 200 orang, dan pemakan manusia -Rudraprayag, yang mengintai dan membunuh peziarah yg sedang dalam perjalanan ke sebuah kuil Hindu, menewaskan 125 orang. sebelum dia juga ditembak oleh Jim Corbett. Lebih kecil, lebih lincah dan beberapa orang mengatakan, lebih licik dari singa atau harimau, macan tutul dianggap sebagai binatang paling mematikan di dunia oleh pemburu ulung. Salah satu dari mereka mengklaim bahwa 'jika macan tutul ukurannya sama seperti singa, mereka akan sepuluh kali lebih berbahaya'.
4. The Ghost and the Darkness
Ghost And The Darkness
Pada tahun 1898, Inggris memulai konstruksi jembatan kereta api di atas sungai Tsavo di Kenya. Sembilan bulan berikutnya, para pekerja kereta api yang malang menjadi target dari dua singa pemakan manusia. Singa ini sangat besar, dengan ukuran panjang lebih dari tiga meter. Pada awalnya, kedua singa menyeret orang-orang dari tenda pekerja, menyeret mereka ke semak-semak dan melahap mereka di malam hari. Namun mereka menjadi lebih menakutkan, mereka bahkan tidak akan menyeret korban mereka jauh dan akan memulai makan daging mereka hanya beberapa meter dari tenda. Ukuran mereka, keganasan dan kelicikan mereka begitu luar biasa hingga masyarakat pribumi banyak yang mengira bahwa mereka bukanlah singa, melainkan setan, atau mungkin reinkarnasi dari raja-raja lokal kuno yang berusaha untuk mengusir penjajah Inggris. Dua ekor singa pemakan manusia ini berjuluk The Ghost dan The Darkness. Pekerja begitu takut dan ratusan dari mereka melarikan diri dari Tsavo. Pembangunan jembatan kereta api itu dihentikan, tidak seorang pun ingin menjadi korban berikutnya sang "singa setan"

Akhirnya, Chief Engineer yang bertanggung jawab atas proyek kereta api tsb, John Henry Patterson, memutuskan satu-satunya solusi adalah membunuh sang singa setan yang sangat mengganggu proyek. Dia hampir saja terbunuh oleh si singa, tetapi akhirnya, ia berhasil menembak singa yg pertama pada bulan Desember 1989, dan dua minggu kemudian, ia berhasil menembak yang kedua. Tercatat , singa telah membunuh 140 orang. Patterson juga menemukan sarang sang predator ', sebuah gua dekat tepi sungai Tsavo, yang berisi banyak sisa-sisa korban manusia, serta potongan pakaian dan ornamen. Gua ini masih ada hari ini. Meskipun banyak tulang yang telah diangkat, dilaporkan masih banyak tulang yang masih berada di dalam. Beberapa ahli baru-baru ini mengklaim bahwa singa hanya makan sekitar 35 korban manusia . Tapi ini bukan berarti mereka tidak membunuh banyak orang; seperti pemakan manusia yang lain, mereka dilaporkan sering membunuh bahkan ketika tidak lapar. Saat ini, sang pemakan manusia ini (atau lebih tepatnya, boneka mereka) dapat dilihat di Museum Field di Chicago, dan pemerintah Kenya telah menyatakan minatnya untuk membangun sebuah museum yang didedikasikan sepenuhnya untuk mereka.
5. The Beast of Gevauden
Beast Of Gevauden
Salah satu pemakan manusia paling terkenal-, serta yang paling misterius dari semua yg pernah ada. Binatang ini meneror provinsi Perancis Gevauden 1764-1767. Meskipun sering diakui sebagai serigala besar yang luar biasa, faktanya binatang ini tidak pernah benar-benar berhasil teridentifikasi. Dikatakan lebih besar daripada serigala normal, dengan warna bulu kemerahan dan bau tak tertahankan, serta gigi lebih besar daripada serigala normal. Makhluk ini membunuh korban pertama (seorang gadis muda) pada bulan Juni 1764. Ini adalah yang pertama dari serangkaian serangan yang sangat tidak biasa, di mana binatang ini memburu manusia sebagai target utumanya dan mengabaikan hewan ternak dan domestik. 210 manusia diserang, 113 korban meninggal, dan 98 yang dimakan olehnya. Serangan itu begitu sering dan brutal. banyak yang percaya bahwa makhluk ini adalah setan yang diutus oleh Allah sebagai hukuman, yang lain mengira itu adalah garou-loup, manusia serigala.

Meskipun pandangan mainstream menyebutkan bahwa 'Binatang' itu mungkin hanya serigala besar (atau beberapa serigala, karena beberapa laporan menyebutkan dua binatang bukan satu), kenyataannya tetap bahwa deskripsi makhluk tersebut tampaknya tidak cocok dengan serigala Eropa normal, yg dikenal orang pada saat itu. Beberapa ahli percaya bahwa binatang ini mungkin berevolusi menjadi hyena. Hyena sebenarnya predator yang sangat kuat dan mereka sering memangsa manusia di Afrika dan beberapa bagian Asia. (Seekor hyena jantan meneror Malawi baru-baru ini, memaksa ratusan orang meninggalkan desa mereka). Sama seperti binatang Gevauden, hyena terkenal akan gigi mereka yang kokoh dan memiliki bau yang kuat, dan mereka juga lebih besar dan lebih kuat daripada serigala rata-rata.

Binatang itu berhasil menghindari serangan pemburu bahkan tentara, menunjukkan bahwa ia adalah seekor pemakan manusia licik legendaris, tapi akhirnya dibunuh pada tahun 1767 oleh pemburu lokal Jean Chastel. Sejarah mengatakan bahwa Chastel menggunakan peluru perak untuk membunuh makhluk itu, namun ini mungkin mitos. Setelah membuka perut makhluk itu, Chastel menemukan sisa korban terakhir manusia.
6. The Bear of Mysore
The Bear Of My Sore
Meskipun Sloth Bear sering menganiaya penduduk di India, Mereka sangat jarang sekali memakan korban. Bahkan, mereka sama sekali jarang memakan daging, dan lebih memilih untuk memakan rayap dan buah-buahan, dan sangat menyukai madu. Namun, ada seekor Sloth Bear jahat yang menjadi pembunuh.
Ada beberapa cerita yang sangat aneh tentang asal-usul dari Mysore Killer Bear; beberapa orang mengatakan bahwa beruang adalah seekor pejantan dan awalnya ia menculik seorang gadis untuk dijadikan pasangannya. Gadis itu diselamatkan oleh warga desa dan beruang dimasukan kedalam lubang penyiksaan.

Versi lain mengatakan bahwa beruang ini adalah singa betina yang telah dibunuh oleh manusia, dan ia menjadi pembunuh untuk membalas dendam. Namun, sebagian besar ahli sekarang percaya bahwa beruang itu mungkin terluka oleh manusia, dan hasilnya menjadi agresif. Beruang itu menyerang tiga lusin orang di negara Mysore India. Ciri khas Bear Sloth, ia akan merobek wajah korban dengan cakar dan gigi tajamnya, dan mereka yang selamat sering dibiarkan rusak. 12 dari korban meninggal, tiga dari mereka dimakan, sesuatu yang sangat tidak biasa. Beruang itu akhirnya dibunuh oleh Kenneth Anderson, seorang pemburu permainan yang terkenal, walaupun binatang itu awalnya sangat sulit ditaklukan.
7. The New Jersey Shark
The New Jersey Shark
Serangan-serangan hiu terjadi pada tahun 1916, pada waktu itu sedikit yang mengetahui tentang jenis hiu yang menyerang, dan beberapa ilmuwan bahkan mengklaim bahwa hiu itu tidak berbahaya sama sekali. Ini adalah salah satu dari sangat sedikit kasus nyata 'hiu makan orang' yang dikenal sebagai serangan hiu dan sebagian besar mengenal sebagai insiden yang terisolasi. Itu semua terjadi di sepanjang pantai New Jersey, korban pertama adalah seorang pria muda bernama Charles Vansant yang diserang di air yang sangat dangkal saat berenang dengan anjing kesayangannya, beberapa orang, termasuk keluarganya, menyaksikan serangan tersebut, dan penjaga pantai bergegas untuk menyelamatkan pemuda itu. Hiu itu sangat ulet dan tampaknya mengikuti pergerakan penjaga pantai yang berjaga di pantai . Gigi Hiu sudah memutus arteri femoralis Vansant dan salah satu kakinya dicabik hiu tsb, ia mengeluarkan banyak darah dan akhirnya mati ditempat sebelum ia bisa dibawa ke rumah sakit. Lima hari kemudian, orang lain, Charles Bruder, diserang oleh ikan hiu yang sama saat berenang jauh dari pantai. Pada awalnya dilaporkan oleh saksi bahwa perahu merah telah terbalik, dalam kenyataannya, 'perahu merah' adalah sebuah perahu yang bersimbah darah Bruder. Hiu itu menggigit putus kakinya. Ia diseret kembali ke pantai, di mana tubuh-Nya yang hancur tampaknya 'menyebabkan perempuan pingsan', tapi sudah terlambat, ia sudah mati pada saat ia sampai ke pantai.

Walaupun hiu telah terlihat selama beberapa hari, ilmuwan yang diberitahu mengenai serangan mengklaim bahwa itu bukan serangan hiu, dan mengatakan bahwa pelakunya mungkin ikan paus pembunuh atau kura-kura laut! Serangan berikutnya terjadi bukan di laut, tetapi dalam sebuah sungai dekat kota Matawan. Sekali lagi, orang melaporkan melihat hiu di sungai, tapi mereka diabaikan, sampai pada tanggal 12 Juli, seorang bocah berusia sebelas tahun diserang saat berenang dan diseret kebawah air. Beberapa warga kota bergegas ke sungai, dan seorang pria bernama Stanley Fisher terjun ke air untuk menemukan sisa-sisa anak itu, tapi dia juga diserang oleh hiu dan meninggal karena luka-luka yg disebabkan serangan hiu. Korban terakhir adalah anak muda, hampir 30 menit setelah serangan terhadap Stanley Fisher. Meskipun ia terluka parah, ia adalah satu-satunya korban yang selamat.

Pada tanggal 14 Juli seekor hiu putih raksasa betina ditangkap di Teluk Raritan dekat kota Matawan. Dikatakan bahwa jenazah manusia ditemukan di perutnya. Tapi, meskipun hiu tsb dikir` sebagai pemakan manusia, tidak semua orang yakin akan dugaan tsb. Saat ini, ilmuwan percaya bahwa meskipun hiu putih raksasa mungkin adalah pelaku atas dua serangan pertama, serangan sungai Matawan mungkin dilakukan Bull Shark. Berbeda dengan hiu putih, Bull shark dapat bertahan hidup di air tawar, dan merupakan spesies yang sangat agresif, yang dianggap oleh sebagian orang sebagai hiu yang lebih berbahaya daripada hiu putih. Meskipun demikian, ini adalah awal dari reputasi mengerikan Hiu Putih sebagai pemakan manusia. Setelah dikonfirmasi bahwa serangan Jersey adalah perbuatan hiu, hiu menjadi pemakan manusia dalam sejarah. Insiden tsb menginspirasi novel yang paling terkenal dari Peter Benchley, Jaws, yang kemudian diadaptasi menjadi sebuah film oleh Steven Spielberg. Bahkan saat ini, banyak orang yang setelah melihat film takut untuk pergi ke dalam air laut, dan semuanya dimulai pada tahun 1916.
8. Kesagake
Tercatat binatang liar paling berbahaya di Jepang adalah Giant Hornet Jepang, yang membunuh rata-rata 40 orang per tahun. Namun, predator terbesar, dan paling kuat ditanah Jepang adalah Bear Brown, dan, mungkin yang paling brutal dalam sejarah adalah serangan beruang yang terjadi di desa Sankebetsu, Hokkaido, pada tahun 1915. Pada saat itu, Sankebetsu adalah sebuah desa pertama dengan penduduk yang sangat sedikit dan berada di daerah liar. Kawasan itu dihuni oleh beruang coklat, termasuk beruang jantan raksasa yang dikenal sebagai Kesagake. Dahulu, Kesagake datang ke Sankebetsu untuk memakan jagung panen penduduk setempat. Terasa menjadi gangguan, dia ditembak oleh dua penduduk desa dan melarikan diri ke pegunungan, ia dilaporkan terluka. Para penduduk desa percaya bahwa, setelah ditembak, beruang akan takut pada manusia dan menjauhi tanaman panen. Mereka salah.

Pada tanggal 9 Desember 1915, Kesagake muncul lagi. Dia memasuki rumah keluarga Ota, di mana istri petani sedang merawat bayinya sendirian. Beruang itu menyerang bayi, membunuh bayi, lalu mengincar sang istri petani. Dia mencoba membela diri dengan melemparkan kayu bakar ke binatang itu, namun akhirnya Kesagake menyeretnya ke hutan . Ketika orang-orang datang, , mereka menemukan lantai dan dinding yang berceceran darah. Tiga puluh orang pergi ke hutan, bertekad untuk membunuh beruang dan menyelamatkan wanita malang itu. Mereka menemukan Kesagake dan menembaknya lagi, tetapi mereka gagal untuk membunuhnya. Hewan itu lari dan mereka menemukan sebagian tubuh wanita yang telah dimakan terkubur di bawah salju, di mana beruang telah menyimpan tubuh wanita tsb untuk dikonsumsi nanti.

Beruang itu kemudian kembali ke peternakan keluarga Ota, dan penjaga bersenjata dikirim untuk berjaga-jaga akan serangan Kesakage. Tapi strategi ini meninggalkan celah di rumah lain yang tidak terlindungi, dan Kesagake mengambil keuntungan dari celah ini, menyerang rumah keluarga pelaku Curanmor Miyoke dan semua orang di dalamnya. Meskipun beberapa orang berhasil melarikan diri, dua anak tewas dan begitu juga seorang wanita hamil, yang menurut saksi yang selamat, memohon untuk kehidupan bayi yang dikandungnya kepada sang predator. Tentu saja, itu semua sia-sia; Kesagake membunuhnya juga. Ketika penjaga menyadari kesalahan mereka dan kembali ke rumah Miyoke, mereka menemukan mayat dari dua anak, wanita dan janin yang dikandungnya semua tergeletak disekitar darah yang menutupi lantai. Hanya dalam dua hari, Kesagake telah membunuh enam orang. Para penduduk desa ketakutan dan sebagian besar penjaga meninggalkan jabatan mereka karena takut.

Seorang pemburu beruang terkenal diberitahu tentang kejadian tersebut, dan ia mengidentifikasi beruang tsb sebagai Kesagake dan memberitahu bahwa beruang itu benar-benar mengincar desa Sankebetsu. Pada awalnya ia menolak untuk berpartisipasi dalam perburuan, tetapi akhirnya dia bergabung dengan grup dan pada tanggal 14, dia adalah salah satu orang yang akhirnya berhasil membunuh Kesagake. Beruang itu berukuran hampir tiga meter dengan berat 380 kg. Jenazah manusia ditemukan di perutnya. Insiden mengerikan tidak berakhir di sana, beberapa orang yang selamat dari serangan meninggal karena luka-luka. Salah satu korban tenggelam di sungai. Daerah segera ditinggalkan oleh penduduk desa dan menjadi sebuah kota hantu. Bahkan sampai saat ini, insiden Sankebetsu tetap menjadi serangan binatang terburuk dalam sejarah Jepang, dan salah satu yang paling brutal dalam sejarah.

9. Two Toed Tom
Two Toed Tom
Two Toed Tom adalah seekor pemakan manusia yang sangat liar, dan sekarang ini sulit untuk mengetahui bagian mana ceritanya yang nyata, dan mana yang mitos. Two Toed Tom adalah buaya jantan raksasa yang berkeliaran di rawa-rawa di perbatasan Alabama dan Florida sekitar tahun 1920. Dia kehilangan semua jari kecuali dua dari jari-jari di tangan kirinya, dan meninggalkan jejak yang sangat dikenali di lumpur, sehingga ia dijuluki 'Two Toed Tom' oleh masyarakat setempat. Konon, dia telah kehilangan jari-jari kakinya dalam perangkap besi.

Ia memiliki panjang empat setengah meter, dan orang-orang mengklaim bahwa ia bukan buaya normal, tapi setan yang dikirim dari neraka untuk meneror mereka. Tom membuat dirinya terkenal dengan melahap puluhan sapi, bagal dan, tentu saja, manusia, khususnya perempuan yang sedang mencuci pakaian di air. Karena Tom sering menyerang, banyak petani berusaha untuk membunuh Tom, tetapi peluru hanya berefek kecil dan tidak berhasil membunuh Tom. Seorang petani bahkan mencoba membunuhnya menggunakan dinamit, petani tsb telah mengejar Tom selama dua puluh tahun, tetapi selalu gagal, jadi dia memutuskan untuk membuang ember berisi 15 dinamit ke dalam telaga dimana Tom sedang berada. Petani tsb mengira masalah sudah selesai.

Ledakan itu menewaskan segala sesuatu yang berada di telaga tsb, kecuali Tom. Beberapa saat setelah ledakan, petani dan putranya mendengar teriakan yang mengerikan dan suara percikan yang berasal dari telaga di dekat rumahnya. Mereka bergegas ke tempat itu dan melihat mata cerah Tom sesaat sebelum ia menghilang di bawah permukaan. Teriakan itu kemudian diketahui sebagai teriakan seorang anak perempuan ketika setengah mayat anak perempuan muncul di tepi danau. Memang sulit untuk mempercayai apakah cerita ini merupakan cerita nyata atau hanya cerita rakyat, tetapi segala sesuatu nampaknya mengindikasikan bahwa Two Toed Tom itu nyata, dan ia terus menjelajahi rawa Florida selama bertahun-tahun. Orang-orang terus-menerus melaporkan melihat buaya jantan besar berjemur di tepi danau, dan suara aumannya terdengar setiap pagi. Mereka mengidentifikasi makhluk tsb sebagai Tom dengan jejak 2 jarinya. Bagian yang paling menakjubkan dari cerita ini adalah, meskipun ia paling terkenal selama tahun 1920-an, Tom tampaknya masih hidup selama 1980-an, ketika seekor buaya besar berjari 2 dilaporkan berada di rawa-rawa yang sama di mana dia telah menjelajah seluruh hidupnya . Banyak pemburu ulung yang mencoba menangkap, tapi Two Toed Tom tidak pernah tertangkap.
10. The lions of Njombe
The Lions Of Njombe
Kita mulai daftar ini dengan kasus terparah dari singa pemakan manusia. Sekelompok singa besar lebih memilih daging manusia daripada makanan yg lain. Terjadi pada tahun 1932, di Tanzania dekat kota Njombe. Sekelompok singa datang dan membunuh masyarakat setempat dengan brutal. Sejarah mengatakan bahwa singa dikendalikan oleh seorang dukun dari sebuah suku setempat, bernama Matamula Mangera, yang mengirim singa-singa besar yg mengamuk sebagai senjata balas dendam terhadap warga Tanzania setelah Matamula Mangera digulingkan dari jabatannya. Para kepala suku begitu takut akan singa pemakan manusia yang Mangera kirim .Mereka memohon Matamula Mangera untuk menjadi pemimpin bangsa lagi, tapi ia menolak. Singa-singa itu terus menyerang dan, akhirnya, merenggut 1.500 nyawa manusia (ada yang mengatakan lebih dari 2000); serangan singa terparah sepanjang sejarah, dan salah satu kasus terparah dari serangan hewan yang pernah tercatat. Akhirnya, George Rushby, seorang pemburu terkenal, memutuskan untuk mengakhiri serangan. Dia membunuh 15 singa, dan sisanya meninggalkan daerah itu dengan sendirinya, akhirnya berakhirlah mimpi buruk. Tapi, tentu saja, penduduk setempat yakin bahwa singa yang pergi begitu saja disebabkan oleh para kepala suku yang sepakat untuk mengembalikan pekerjaan lama Matamula Mangera